Dua korban yang merupakan siswa SMP 11 Pasuruan ini bernama Muhamad Nizam dan Sultan Hasanudin, warga Kelurahan Ngemplakrejo, Kota Pasuruan. Keduanya mengalami luka parah di bagian kepala.
"Korban berboncengan tiga melaju kencang dari arah selatan menuju wisata pantai. Sesampainya di tikungan tajam, korban tidak bisa menguasai laju kendaraannya hingga menabrak pohon di pinggir jalan," kata saksi mata, Jumali, Jumat (12/5/2017).
Motor korban jatuh ke ladang sedalam 5 meter, sementara kedua korban tergeletak tewas. Satu korban lagi menderita luka parah dan selamat dari maut dan akhirnya kabur.
"Dua korban meninggal di lokasi, sementara satunya selamat dan melarikan diri," kata Sandi, saksi lainnya.
Kedua korban tewas kemudian dibawa ke Puskesmas Grati kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD dr R Soedarsono. Kedatangan kedua korban tewas ini disambut tangis keluarga yang sudah menunggu di kamar mayat.
Polisi langsung menuju ke tempat kejadian perkara dan langsung melakukan olah TKP. Motor korban rusak parah di bagian depan setelah menghantam pohon. Diduga penyebab kecelakaan tunggal ini karena korban ugal-ugalan boncengan tiga mengakibatkan menabrak pohon.
"Kasus ini masih kami diselidiki," kata Kapolantas Ngopak, Aiptu Joni. (fat/fat)











































