Dispendukcapil Jemput Bola Rekam Data KTP Elektronik Siswa SLB

Dispendukcapil Jemput Bola Rekam Data KTP Elektronik Siswa SLB

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 10 Mei 2017 17:21 WIB
Dispendukcapil Jemput Bola Rekam Data KTP Elektronik Siswa SLB
Foto: Ardian Fanani
Trenggalek - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek melakukan jemput bola untuk merekam data biometrik KTP Elektronik belasan siswa berkebutuhan khusus di SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek.

Menurut Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Trenggalek, Ratna Kurniadi, Rabu (10/5/2017), proses perekaman langsung tersebut sengaja dilakukan karena, sebagian besar orang tua siswa kebutuhan khusus kesulitan untuk mengajak anaknya ke kantor layanan kependudukan.

"Ini sesuai dengan perintah undang-undang, semua warga harus melakukan perekaman data biometrik kependudukan, karena mereka butuh pelayanan khusus makanya kami lakukan jemput bola," katanya.

Ratna menjelaskan, pada proses kali ini, pihaknya melakukan perekaman terhadap 14 siswa SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek mulai dari jenjang SD hingga SMA. Seluruh siswa tersebut telah memiliki usia diatas 17 tahun dan wajib KTP.

"Kemarin itu pengajuannya ada 16, namun satu siswa tidak bisa hadir, kemudian tadi satu siswa lagi ternyata sudah melakukan perekaman dan punya KTP, sehingga jumlahnya ada 14 siswa," ujarnya.

Menurutnya, perekaman data biometrik untuk siswa SLB berlangsung lebih lama dibanding warga biasa, karena masing-masing anak memiliki penanganan yang berbeda-beda. Bahkan untuk merekam data satu anak minimal harus dibutuhkan tiga petugas. "Kami harus sabar untuk melayani mereka, Alhamdulillah tadi dibantu para guru," imbuhnya.

Sementara itu salah seorang guru SLB Kemala Bhayangkari Trenggalek, Sarjioto menjelaskan, belasan siswa yang mengikuti proses perekaman KTP Eletronik tersebut terdiri dari tuna netra, tuna rungu, tuna grahita dan tuna daksa.

"Ini baru pertaa di SLB sini, kami sangat terbantu dengan jemput bola ini, karena anak-anak bisa mendapat kemudahan untuk pengajuan KTP Elektronik," katanya.

Pihaknya berharap dengan adanya layanan jemput bola tidak ada lagi kesan diskriminasi bagi peyandang disabilitas maupun anak berkebutuhan khusus di wilayah Trenggalek. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini