Polresta Sidoarjo Pasang AC Antisipasi Tahanan Kabur

Polresta Sidoarjo Pasang AC Antisipasi Tahanan Kabur

Suparno - detikNews
Rabu, 10 Mei 2017 11:12 WIB
Polresta Sidoarjo Pasang AC Antisipasi Tahanan Kabur
Foto: Suparno
Sidoarjo - Mengantisipasi tahanan kabur seperti di Malang dan Surabaya, Polresta Sidoarjo merenovasi ruang tahanan. Selain diperbesar dan diperkuat, ruang tahanan juga diberi fasilitas AC.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Muhammad Anwar Nasir mengaku penambahan fasilitas berupa AC ini untuk membuat rasa nyaman para tahanan.

"Saat ini ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo memang dilakukan renovasi dengan cara diperluas, diperkuat dan diberi tambahan fasilitas berupa AC. Harapannya, membuat rasa nyaman para tahanan," kata kapolres kepada wartawan, Rabu (10/5/2017).

Dengan rasa nyaman yang diberikan, jelas dia, diperkirakan para tahanan tidak mempunyai pemikiran negatif. "Tapi bukan berarti dengan fasilitas tambahan ini kemudian malah banyak penghuninya, bukan itu yang kami harapkan," tambah kapolres.

Renovasi ini, jelas dia, dilakukan karena sampai saat ini ruang tahanan selalu overload. Dan selama renovasi, ada beberapa tahanan yang dititipkan ke polsekta jajaran. Di antaranya 10 tahanan perempuan dititipkan ke Polsekta Porong dan 5 tahanan perempuan dititipkan ke Polsekta Jabon.

"Iya, ada tahanan perempuan kita titipkan di dua tempat, Polsekta Porong dan Polsekta Jabon," terangnya.

Sementara itu hingga kini sel tahanan di Mapolresta Sidoarjo sudah melebihi kapasitas. Kapasitas sel tahanan yang seharusnya untuk 60 tahanan, kini sudah mencapai 132 orang.

"Saat ini ruang tahanan sudah melebihi kapasitas, yang seharusnya hanya bisa menampung 60 tahanan, namun saat ini sudah 132 tahanan, ujarnya.

Meski ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo dan di rutan atau lapas rata-rata di wilayah ini sudah melebihi kapasitas, pihaknya tetap gencar untuk melakukan operasi pemberantasan kriminalitas.

"Kami akan terus menggencarkan operasi pemberantasan kriminalitas, meskipun ruang tahanan Mapolresta Sidoarjo, rutan dan lapas di Sidoarjo melebihi kapasitas," jelasnya. (fat/fat)
Berita Terkait