199 Personel Diterjunkan Operasi Patuh Semeru 2017 di Surabaya

199 Personel Diterjunkan Operasi Patuh Semeru 2017 di Surabaya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 09 Mei 2017 09:32 WIB
199 Personel Diterjunkan Operasi Patuh Semeru 2017 di Surabaya
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Polisi menggelar Operasi Patuh Semeru 2017. Operasi yang digelar mulai 9-22 Mei 2017 ini akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.

"Ini adalah operasi terpusat jajaran Polri. Dimulai hari ini, 9 hingga 22 Mei 2017," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal kepada wartawan usai apel pasukan Operasi Patuh, Selasa (9/5/2017).

Iqbal mengatakan, operasi ini mempunyai target untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, terutama kecelakaan yang memiliki fatalitas luka berat dan meninggal dunia. Secara jangka panjang, kata Iqbal, operasi cipta kondisi ini pada ujungnya menuju pada arus balik dan mudik selama Idul Fitri.

"Kelancaran dan khususnya keselamatan lalu lintas adalah faktor paling penting. Kami, polisi, adalah wakil negara untuk itu," kata Iqbal.

Iqbal berharap operasi ini bisa menekan angka kecelakaan setidaknya 35% atau bahkan 50%. Untuk Surabaya, angka kecelakaan pada tahun 2016 cenderung menurun bila dibandingkan dengan angka kecelakaan tahun 2015.
Operasi Patuh Semeru 2017 Polrestabes SurabayaOperasi Patuh Semeru 2017 Polrestabes Surabaya Foto: Imam Wahyudiyanta

Iqbal mengakui bahwa Operasi Patuh ini memang menindak atau menilang pengguna jalan. Namun Iqbal percaya bahwa apa yang dilakukan jajarannya adalah demi kebaikan pengguna jalan sendiri. Iqbal percaya bahwa kecelakaan pasti dimulai dari pelanggaran.

"Kami melakukan tindakan penegakan hukum, agar yang melanggar memahami. Poinnya adalah menyelamatkan pengguna jalan, bukan sekadar menilang," tandas Iqbal.

Sementara Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Adewira Siregar mengatakan bahwa Operasi Patuh Semeru 2017 ini melibatkan 199 personel. Selain itu, dilibatkan juga personel TNI.

"Operasi ini mengutamakan lokasi-lokasi rawan kecelakaan, rawan macet, dan rawan pelanggaran," kata Adewira.

Adewira mengatakan, salah satu tindakan Operasi Patuh Semeru 2017 adalah tindakan represif. Karena itu akan ada razia atau patroli secara stasioner untuk mencari pelanggar yang melakukan pelanggaran yang sifatnya untuk menurunkan angka kecelakaan.

"Pelanggaran itu seperti tidak mengenakan helm, sabuk keselamatan, melanggar rambu, marka, batas kecepatan dan angkutan barang digunakan mengangkut orang. Malam hari juga kami adakan patroli untuk merazia balap liar," kata Adewira. (iwd/fat)
Berita Terkait