Lagu Wingko Babat Iringi Peringatan Hari Pendidikan di Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 02 Mei 2017 13:10 WIB
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Ratusan pelajar SD di Lamongan menyanyikan lagu Gemar Membaca dan Wingko Babat, hingga membuat Bupati Fadeli dan pejabat lainnya berdiri dan mendengarkan hingga selesai. Paduan suara suara 350 pelajar ini langsung mendapat applaus dari bupati saat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Alun-Alun Kota Lamongan, Selasa (2/5/2016).

Permainan angklung yang mereka peragakan juga menjadi pembeda grup paduan suara ini. Dua lagi itu mewakili ciri khas Lamongan dari dua sisi berbeda. Lagu Gemar Membaca mewakili program pendidikan karakter yang diterjemahkan Bupati Fadeli melalui Program 1821, full day schooll dan Gerakan Lamongan Membaca. Sementara lagu Wingko Babat mewakili kuliner jajanan khas Lamongan di Kecamatan Babat.

Sebelumnya, Tari Lamongan Segenggam menjadi pembuka Upacara Hardiknas. Tari kreasi ini diperagakan ratusan penari yang berasal dari perwakilan seluruh siswa SMP di Lamongan. Tarian ini menggambarkan program inovatif layanan aplikasi Soto LA, melalui aplikasi berbasis android, seolah Lamongan dalam segenggam. Karena melalui gawai, kita bisa mendapatkan informasi tentang keadaan, potensi, prestasi, berita dan pelayanan publik yang ada di Kabupaten Lamongan.

Fadeli mengaku bangga dengan lagu paduan suara dan tarian yang diperagakan oleh siswa-siswi Lamongan ini. Apalagi, tegas Fadeli, lagu dan tarian tersebut menggambarkan Lamongan secara audio visual. "Penerjemahan menjadi karya seni ini saya sangat kami apresiasi," terangnya.

Dalam Upacara tersebut, Fadeli juga memberikan penghargaan kepada guru berprestasi Yulianto dari SMPN 1 Turi sebagai Juara III Anugerah Konstitusi Guru PKN Jenjang SMP/MTs secara nasional. Kemudian kepada siswa Moch. Luthfi dan Shylvia Cholifatus Sholichah dari SMAN 1 Lamongan sebagai Juara 2 Dunia yang mendapatkan medali perak dalam event Infomatrix di Bukares, Rumania. Nama yang sama juga tercatat sebagai Juara 1 dan mendapatkaan medali emas dalam ISPO (Indonesian Science Project Olympiad).

"Kami bangga karena Lamongan dalam beberapa tahun belakangan banyak meraih prestasi, baik tingkat nasional bahkan internasional," akunya. (fat/fat)