Permainan angklung yang mereka peragakan juga menjadi pembeda grup paduan suara ini. Dua lagi itu mewakili ciri khas Lamongan dari dua sisi berbeda. Lagu Gemar Membaca mewakili program pendidikan karakter yang diterjemahkan Bupati Fadeli melalui Program 1821, full day schooll dan Gerakan Lamongan Membaca. Sementara lagu Wingko Babat mewakili kuliner jajanan khas Lamongan di Kecamatan Babat.
Sebelumnya, Tari Lamongan Segenggam menjadi pembuka Upacara Hardiknas. Tari kreasi ini diperagakan ratusan penari yang berasal dari perwakilan seluruh siswa SMP di Lamongan. Tarian ini menggambarkan program inovatif layanan aplikasi Soto LA, melalui aplikasi berbasis android, seolah Lamongan dalam segenggam. Karena melalui gawai, kita bisa mendapatkan informasi tentang keadaan, potensi, prestasi, berita dan pelayanan publik yang ada di Kabupaten Lamongan.
Fadeli mengaku bangga dengan lagu paduan suara dan tarian yang diperagakan oleh siswa-siswi Lamongan ini. Apalagi, tegas Fadeli, lagu dan tarian tersebut menggambarkan Lamongan secara audio visual. "Penerjemahan menjadi karya seni ini saya sangat kami apresiasi," terangnya.
Dalam Upacara tersebut, Fadeli juga memberikan penghargaan kepada guru berprestasi Yulianto dari SMPN 1 Turi sebagai Juara III Anugerah Konstitusi Guru PKN Jenjang SMP/MTs secara nasional. Kemudian kepada siswa Moch. Luthfi dan Shylvia Cholifatus Sholichah dari SMAN 1 Lamongan sebagai Juara 2 Dunia yang mendapatkan medali perak dalam event Infomatrix di Bukares, Rumania. Nama yang sama juga tercatat sebagai Juara 1 dan mendapatkaan medali emas dalam ISPO (Indonesian Science Project Olympiad).
"Kami bangga karena Lamongan dalam beberapa tahun belakangan banyak meraih prestasi, baik tingkat nasional bahkan internasional," akunya. (fat/fat)











































