Ini Imbauan Polisi Pasca Kecelakaan Perahu Tambang

Ini Imbauan Polisi Pasca Kecelakaan Perahu Tambang

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Jumat, 28 Apr 2017 11:11 WIB
Ini Imbauan Polisi Pasca Kecelakaan Perahu Tambang
Foto: Icha
Sidoarjo - Pasca peristiwa perahu tambang miring dan hanyut hingga menewaskan 6 orang di Gresik dan Sidoarjo, kini polisi melakukan imbauan. Seluruh lokasi tambangan di wilayah Sidoarjo dipasang spanduk imbauan dari Polresta Sidoarjo.

Dari pantauan detikcom, Jumat (28/4/2017) di wilayah Sepanjang, Sidoarjo, ada enam titik tambangan yang diberi imbauan. Imbauan itu berisi: "Ayo Jaga Keselamatan Perahu Tambang Kita","Ingat Jangan Melebihi Kapasitas".

Pemasangan imbauan itu dipasang sejak minggu lalu. Hal itu bertujuan mengingatkan para pemilik tambang agar tidak membawa penumpang melebihi kapasitas. "Tujuannya agar pemilik tambang tidak membawa penumpang berlebihan, agar tidak ada kejadian lagi seperti beberapa waktu lalu di Wringinanom Gresik dan Balongbendo Sidoarjo," kata salah satu petugas Polsek Taman, yang sedang melintas di lokasi.
Foto: Icha

Sementara salah satu pemilik tambang di Desa Bandar Kelurahan Sepanjang, Ahmad (65) mengaku imbauan itu berdampak positif bagi penumpang dan pemilik tambang.

"Ini bermanfaat bagi penumpang agar tidak memaksa masuk perahu jika sudah penuh. Biasanya alasannya banyak, karena telat kerja atau apalah. Nanti akibatnya fatal kayak di Gresik kemarin," kata Ahmad sambil menyulut rokoknya kepada detikcom.

Pria yang memiliki 8 anak ini menjelaskan kapal yang dibeli sekitar Rp 25 juta itu terbuat dari plat besi, sehingga aman membawa penumpang 8-10 orang beserta sepeda motornya.
Foto: Icha

"Jika terbuat dari plat besi, perahu ini aman. Apalagi ada pagar besi di pinggir perahu. Beda lagi jika perahu itu dari tong-tong besar, bocor salah satu tong akan membuat perahu terguling," tegas Ahmad yang bergantian shift dengan kakaknya, Djamari (68).

Selama 24 tahun menggeluti penambang perahu, belum sekalipun ada peristiwa seperti yang terjadi di Gresik atau di Balongbendo. "Memang faktor keselamatan harus diutamakan, jangan sampai terjadi peristiwa yang sama. Tapi kekuatan dan pembuatan perahu juga menentukan keselamatan," tambah Ahmad yang mendapat penghasilan Rp 200-250 ribu per hari.
Foto: Icha

Selain Ahmad, pemilik tambangan lain di wilayah Simowau, Hariono, mengaku imbauan itu bermanfaat agar penumpang dan pemilik perahu sama-sama disiplin. "Yah bagus-bagus saja imbauan ini, agar penumpang dan pemilik perahu tidak semborono," kata Hariono. (fat/fat)
Berita Terkait