DPRD Kota Kediri Kritik Rencana Penerapan PPDB SD Sistem Online

DPRD Kota Kediri Kritik Rencana Penerapan PPDB SD Sistem Online

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 25 Apr 2017 15:15 WIB
Kediri - Rencana Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Kediri memberlakukan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Sekolah Dasar (SD) dengan sistem online, mendapat reaksi keras dari kalangan anggota Komisi C DPRD setempat.

Pasalnya, jika diberlakukan sistem online akan terjadi kecenderungan munculnya anggapan sekolah favorit, yang akan berimbas pada masyarakat yang ada di lingkungan sekolah tersebut.

Penolakan ini diungkapkan anggota komisi C Yudi Ayubchan. Saat ini pihaknya masih membicarakan secara intensif di internal komisi. Sebab menurutnya, banyak hal yang harus dievalusi saat dindik menerapkan PPDB dengan sistem online.

"Kita evaluasi dulu, jangan terapkan dulu, karena ini akan berimbas pada kecenderungan sekolah favorit atau unggulan," jelas Yudi kepada wartawan di kantornya, Selasa (25/4/2017).

Ada beberapa alasan pihaknya menolak sistem tersebut. Selain banyaknya keluhan dari masyarakat tentang penerapan sistem online, Yudi mencontohkan bila terjadi di sekolah favorit, masyarakat sekitar SD tersebut akan kesulitan menyekolahkan anaknya. Ini akan berdampak permasalahan sosial pada masyarakat.

"Kalau saya berpikir untuk sekolah dasar tetap menggunakan yang berbasis lingkungan. Dan ini akan kita usulkan ke pemerintah kota. Dan kita akan bersama-sama merumuskan hal ini, karena hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat sangat sensitif," tegasnya.

Sementara untuk sekolah SMP, pihaknya tetap sepakat menggunakan sistem online terbuka. Namun ada beberapa hal yang harus dievaluasi, yakni kuota untuk warga dari Kabupaten Kediri.

"Untuk kuota dari Kabupaten Kediri kita evaluasi. Paling tidak untuk persyaratan nilai kita naikkan grade nilainya-lah," tandasnya.

Sementara tahun 2017 ini, Dindik Kota Kediri berencana menerapkan PPDB untuk SD melalui sistem online. Saat ini Dindik masih menyusun petunjuk teknis pelaksanaan PPDB dengan sistem online bagi siswa SD di Kota Kediri.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dindik Kota Kediri Cevy Ning Suyudi mengatakan, penerapan PPDB dengan sistem online ini adalah terobosan baru dari Pemerintah Kota Kediri setelah SMK dan SMA diambil alih oleh Provinsi. "Dengan persetujuan Wali Kota Kediri sekolah dasar di kota Kediri dalam PPDB tahun ini sudah bisa menerapkan sistem online" ucap Chevy.

Lebih lanjut Cevy menerangkan, dalam penerapan PPDB untuk SD ada kriteria yang harus terpenuhi yakni usia serta jarak rumah dengan sekolah yang dipilih. Dari data Dindik di Kota Kediri terdapat 114 SD, dan nantinya tidak semua ada loket pendaftaran dalam PPDB, meski siswa bisa mendaftar ke semua sekolah yang dipilih. (fat/fat)
Berita Terkait