Pembersihan longsor cepat selesai karena pengerahan alat berat. Pembersihan material longsor oleh pihak pemerintah setempat sengaja memakai alat berat, karena jalur yang tertimbun tanah itu merupakan akses jalur utama.
Pembersihan material longsor membuthkan waktu 12 jam, sejak pukul 07: 30 hingga pukul 18:00 WIB, setelah didatangkan satu alat berat milik Dinas Cipta Karya Pemerintah Kabupaten Probolinggo dibantu warga Suku Tenger.
"Kami memang mempercepat proses pembersihan dengan menggunakan alat berat, agar wisatawan tidak terhambat untuk menuju puncak Bromo saat berlibur bersama keluarga," jelas Yulius Crhustian, Camat Sukapura, ketika dikonfirmasi, Sabtu (22/4/2017).
Yulius menjelaskan, sebelum dibersihkan menggunakan alat berat, pembersihan dilakukan secara manual oleh warga dan dinas terkait menggunakan alat seadanya. Pembersihan dilakukan secara manual demi membuka sedikit jalan agar bisa dilewati meski secara buka tutup.
Longsor sendiri terjadi akibat diguyur hujan deras pada Jumat (21/4/2017) malam hingga Sabtu dini hari. Tebing setinggi 10 meter itu longsor menutupi jalan, dengan ketinggian 2 meter. Tidak ada korban atas peristiwa ini.
Saat ini pengunjung Gunung Bromo dengan leluasa melintas di jalur utama menuju Bromo, di saat liburan long weekend sejak Sabtu hingga Senin besok. (iwd/iwd)










































