DetikNews
Kamis 20 Apr 2017, 13:40 WIB

Halau Modus Penipuan Berkedok Investasi, OJK Gandeng PKK Banyuwangi

Putri Akmal - detikNews
Halau Modus Penipuan Berkedok Investasi, OJK Gandeng PKK Banyuwangi Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Maraknya modus penipuan berkedok investasi yang dibawa ke ranah hukum seringkali mendatangkan kerugian yang tidak sedikit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menangkap fenomena penipuan investasi ini banyak menjerat ibu-ibu rumah tangga sebagai korban. Lantaran mereka tergiur iming-iming keuntungan yang tak jarang membuat silau dan bahkan gelap mata.

Kepala OJK Jember, Mulyadi mengungkapkan, menghalau hal itu semakin berkembang, pihaknya menggandeng ibu-ibu PKK di seluruh Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan pembekalan dan pendampingan investasi yang aman dan mudah dikerjakan oleh kaum hawa. Ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga diberi pendampingan supaya mampu membaca peluang investasi yang berorientasi pada proses kewajaran.

"Ibu-ibu menjadi target supaya ibu-ibu tahu bahwa mereka di lindungi oleh OJK. Ketika kita ditawari sesuatu yang berbau investasi, jangan orientasi pada hasil tapi proses pada kewajaran. Jangan sampai investasi yang dibangun malah ambrol. Kita beri pengertian menyimpan dan mengelola keuangan," papar Mulyadi ketika ditemui detikcom di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Kamis (20/4/2017).

Investasi yang dinilai cocok saat ini bagi kaum ibu, sambung Mulyadi, di antaranya seperti investasi emas dan asuransi kesehatan. Dari ibu rumah tangga sebagai ujung pengelola keuangan keluarga, OJK juga menyarankan agar ibu rumah tangga bisa lebih bijak menyeimbangkan kebutuhan dan tidak hidup konsumtif. Setelah menggandeng PKK, OJK juga akan menggandeng kelompok perempuan aktif. Seperti kelompok nelayan dan pelaku UMKM.

"Setelah PKK akan bertahap ke beberapa target seperti nelayan dan UMKM. Tapi yang terpenting kita beri pemahaman bahwa mereka punya potensi yang perlu dikembangkan. Hindari hidup konsumtif dan menyeimbangkan pada kebutuhan," ungkapnya.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas menambahkan, pihaknya mendukung langkah pendampingan OJK pada PKK di Banyuwangi. Menurutnya, pendampingan ini memberi pemahaman tentang pemahaman, pertumbuhan dan investasi aman yang dibarengi dengan pendampingan resiko.

"Selama ini ibu-ibu tidak ada pendampingan risiko investasi maka kita gandeng ibu-ibu PKK untuk memberi pemahaman. Dengan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini beriringan, ada pemanfaatan dan pertumbuhan ekonomi dan investasi yang aman untuk ibu-ibu," pungkasnya.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed