Usai melihat hamparan jagung di Banyubang, Anas menyebut Bupati Lamongan Fadeli memiliki kemampuan memotret keunggulan kompetitif masing-masing wilayah. Salah satunya jagung yang rupanya bisa dikembangkan.
"Kami berdua, dengan Pak Fadeli, take and give. Apa yang bagus bisa kita pelajari. Dari Lamongan, salah satunya bagus soal jagung ini," kata Bupati Anas.
Menurut Anas, di Banyuwangi, pertanian jagung banyak dialihkan ke buah-buahan. Itu terjadi karena jagung selama ini dianggap kurang menguntungkan. "Hebat ini Pak Bupati (Fadeli). Bisa mengembangkan potensi jagung hingga seperti ini. Ternyata produktivitasnya bisa dinaikkan menjadi 10,6 ton per hektare," ujarnya.
Hal serupa disampaikan Fadeli. Saling belajar dan berbagi informasi dengan kolega sesama kepala daerah perlu dilakukan. Karena masing-masing pasti memiliki keunggulan. Terlebih dia juga sudah melakukan studi serupa ke Banyuwangi dua pekan silam.
"Ada banyak kelebihan Banyuwangi yang bisa kami adopsi. Seperti penyelenggaraan pemerintahannya yang sangat baik. Juga kemampuan Pak Anas menjadi public relations bagi Banyuwangi," jelas Fadeli. (fat/fat)










































