Satu Keluarga Teroris asal Purbalingga akan Berikan Data Pembanding

Satu Keluarga Teroris asal Purbalingga akan Berikan Data Pembanding

Zaenal Effendi - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 13:02 WIB
Satu Keluarga Teroris asal Purbalingga akan Berikan Data Pembanding
Foto: Istimewa
Surabaya - Baru satu keluarga dari 6 teroris yang tewas di Tuban siap memberikan data pembanding ke Polda Jatim. Keluarga yang akan memberikan data pembanding berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah.

"Baru satu keluarga yang datang setelah ada kepastian yang disampaikan Polda Jateng," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera pada detikcom, Senin (10/4/2017).

Menurut Barung, kedatangan keluarga tersebut untuk memberikan data pembanding yang diperlukan sebagai proses identifikasi oleh tim forensik Polda Jatim dan ahli forensik dari Universitas Airlangga (Unair).

"Mereka datang dari Purbalingga Jateng untuk memberikan data pembanding. Untuk tibanya pukul berapa kami belum bisa pastikan, kemungkinan sore nanti sudah disini (RS Bhayangkara)," ujar dia.

Barung juga menyampaikan pihaknya sudah mengantongi 6 identitas jenazah teroris Tuban. "Semua identitas sudah kita kantongi tinggal menunggu data pembanding dari keluarga yang akan dicocokkan tim forensik," pungkas Barung.

6 Teroris yang naik mobil Daihatsu Terios melakukan penembakan terhadap anggota Sat Lantas Polres Tuban yang tengah bertugas di pos pantau polisi di Kawasan Hutan Jati Peteng, Kecamatan Jenu, Tuban. Beruntung tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Enam teroris yang menumpang mobil lantas kabur. Dua polisi yang ada di pos kemudian menghubungi rekan lainnya untuk melakukan pengejaran dan penghadangan.

Setelah dilakukan pengejaran dan penghadangan, Mobil Terios ditinggalkan pelaku di tepi jalan. Seluruh penumpang dan sopirnya kabur ke kebun di sekitar perkampungan Desa Beji, Kecamatan Jenu.

Brimob dan Densus Antiteror 88 melakukan pengepungan dan terjadi baku tembak. 6 orang teroris Jamaah Ansaru Daulah (JAD) yang berniat balas dendam atau amaliyah itu tewas diterjang timah panas. (ze/bdh)
Berita Terkait