Kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 22.00 Wib, Minggu (9/4). Sumarto (34) yang membonceng istrinya, Dwi Andarini (33) serta dua anaknya, inez (5) dan Naya (3) melaju dari Surabaya menuju ke arah Nganjuk, dengan sepeda motor Yamaha Xeon nopol L 5173 XV.
Satu keluarga asal Kelurahan Simomulyo Baru, Kecamatan Sukomanunggal, itu melaju kencang karena berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, sampai di lokasi kecelakaan, Sumarto banting stir ke kiri untuk menghindari jalan berlubang.
Naas, dari arah yang sama, melaju truk gandeng nopol L 8644 UD yang dikemudikan Budiarto (37), warga Lingkungan/Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Tabrakan pun tak terhindarkan.
Akibatnya, suami-istri dan dua anaknya itu meninggal dunia di lokasi dengan kondisi luka parah di sekujur tubuh. Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Sementara, usai kejadian truk berusaha kabur meninggalkan lokasi kecelakaan.
"Truk penabrak yang sempat kabur sudah kami amankan di wilayah Kecamatan Ploso berikut sopirnya, sekitar satu jam usai kejadian. Saat ini berada di kantor Sat Lantas Polres Jombang," kata Kasat Lantas Polres Jombang, AKP Inggal Widya Perdana kepada wartawan, Senin (10/4/2017).
Jenazah keempat korban telah diautopsi di RSUD Jombang. Sekitar pukul 09.22 Wib, jenazah satu keluarga itu dibawa ke rumah duka menggunakan empat mobil ambulance dari Dinas Sosial Pemkot Surabaya. (fat/fat)











































