2017, Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Jatim 625 Ribu Orang

2017, Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Jatim 625 Ribu Orang

Rois Jajeli - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 18:20 WIB
2017, Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara di Jatim 625 Ribu Orang
Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Dinas Pariwisata (Disparta) Provinsi Jawa Timur menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2017 mencapai 625 ribu orang. Beragaram destinasi wisata yang ditawarkan (wisman). Di antaranya Pulau Giliyang yang dikenal memiliki kadar oksigen salah satu terbaik di dunia.

"Tahun ini kita harapkan jumlah wisatawan mancanegara meningkat lebih dari 2 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya," ujar Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Pemprov Jatim Susari Ningsih, Rabu (5/4/2017).

Jumlah wisman ke Jawa Timur setiap tahun mengalami peningkatan. Pada Tahun 2015, jumlah wisatawan dari mancanegara ini sebanyak 612 ribu orang. Tahun 2016 mengalami peningkatan sekitar 2 persen yakni menjadi 618.658 orang.

Wisman selama berkunjung ke Jawa Timur, destinasi wisata yang banyak dikunjungi seperti wisata Gunung Bromo.

"Juga ke Gunung Ijen. Bahkan, ke Taman Safari," tuturnya.

Tahun ini, Disparta Jatim terus menggenjot daya tarik wisata ke beberapa pulau di Sumenep, seperti Giliyang yang dikenal dengan memiliki kadar oksigen salah satu terbaik di dunia.

"Di Sumenep banyak wisata alam yang kita tawarkan ke wisawatan mancanegara seperti Pulau Giliyang, Pulau Labak, Pulau Ginting yang memiliki pantai jika dilihat dari atas seperti angka sembilan (9)," tuturnya.

Sedangkan jumlah wisatawan nusantara (Wisnus) tahun lalu mencapai lebih dari 54 juta jiwa. Tahun ini juga diharapkan meningkat sekitar 2 persen jumlah wisnus dibandingkan dengan tahun 2016.

"Kenaikannya sama sekitar 2 persen. Dan terbanyak mereka ke daerah tujuan wisata Wali Lima (wisata religi ziarah ke makam wali lima yang ada di Jatim (Sunan Ampel Surabaya, Sunan Maulana Malik Ibrahim Gresik, Sunan Giri Gresik, Sunan Drajat Lamongan, Sunan Bonang Tuban). Dan wisata religi ke makam ulama di Jawa Timur lainnya," jelasnya.


Majapahit Travel Fair Dongkrak Wisman

Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur ingin terus memperkenalkan destinasi wisata di berabagai daerah di Jatim ke wisatawan mancanegara. Diantaranya menggelar Majapahit Travel Fair (MTF) 2017 di Kota Surabaya selama empat hari mulai dari 13-16 April.

"Kami terus berusaha secara konsisten menempatkan Jawa Timur pada peta pariwisata dunia atau sebagai daerah tujuan wisata nasional dan internasional," kata Kepala Dinas Pariwisata Jatim Djarianto.

Pada event MTF 2017 mengangkat tema 'Adventure Tourism' dan akan menonjolkan beberapa pulau di Kabupaten Sumenep menjadi daerah tujuan wisata.

"Seperti Pulau Giliyang yang dikenal memiliki oksigen salah satu terbaik di dunia. Pulau Gili Labak, Pulau Gili Genting," tuturnya sambil menambahkan, MTF ini diharapkan dapat meningkatkan minat generasi muda untuk mengeksplorasi kekayaan alam di Jawa Timur.

"Serta penggemar wisata petualangan," terangnya.

Selama MTF tahun ini, juga digelar travel expo (travex) yang akan diikuti buyer luar negeri sebanyak 90 orang terdiri dari 23 negara (Malaysia, Singapura, Vietnam, Thailand, Filipina, Hongkong, China, Jepang, India, Sir Lanka, Pakistan, Australia, Belgia, Kanada, Republik Ceko, Hungaria, Italia, Belanda, Polandia, Rusia, Ukraina, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab). Sedangkan buyer dalam negeri sebanyak 42 orang.

"Buyer yang sudah terkonfirmasi sebanyak 93 orang dari 16 negara," ujarnya.

Sementara seller terdiri dari 82 industri pariwisata terdiri dari 75 industri pariwisata Jawa Timur dan 7 dari luar Jatim seperti Jakarta, Banten, Yogyakarta, Bali, NTB dan NTT," terangnya.

Kepala Bidang Pemasaran Disparta Jatim Susari Ningsih menambahkan, transaksi selama MTF 2017 diharapkan meningkat 2,5 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu nilai transaksi selama MTF sebesar Rp 54,8 milliar. Tahun ini diharapkan mencapai Rp 56 milliar," tambah Susari. (roi/fat)
Berita Terkait