Bupati Malang Sayangkan Perilaku Warga Buang Limbah ke Sungai

Bupati Malang Sayangkan Perilaku Warga Buang Limbah ke Sungai

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 14:33 WIB
Bupati Malang Sayangkan Perilaku Warga Buang Limbah ke Sungai
Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Kesuksesan warga Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, bidang pertanian peternakan, rupanya belum membawa daerah tersebut peduli akan kebersihan lingkungan.

"Desa Ngabab sangat sukses dan maju di bidang pertanian dan peternakan. Tetapi ada perilaku yang seharusnya ditinggalkan, yakni membuang limbah di sungai," sesal Bupati Malang Rendra Kresna usai Peringatan Hari Air sedunia XXV oleh Propinsi Jawa Timur di Desa Ngabab, Rabu (5/4/2017).

Rendra menyebutkan, pembuangan limbah langsung ke aliran sungai akan berdampak buruk pada kelestarian lingkungan. "Jangan sampai anak cucu mendapatkan warisan lingkungan kotor, atau aliran Sungai Konto sampai Bendungan Selorejo nanti penuh limbah," tegasnya.

Dirinya mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk mengubah perilaku. Untuk bisa menjaga lingkungan sehat, dengan jalan tidak langsung membuang limbah ternak atau rumah tangga ke sungai.

"Bisa dibuat IPAL sangat sederhana, Desa, perangkat dan tokoh masyarakat sudah saya sarankan demikian. Tetapi menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama," sebut Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur ini.

Tidak dipungkiri, lanjut dia, hewan ternak sangat membutuhkan air. Begitu juga menjaga kebersihannya, akan sangat buruk apalabila limbah membersihkan ternak atau kandang langsung dibuang ke sungai.

"Begitu juga bekas membersihkan hasil pertanian. Saya harapkan tidak hanya di Desa Ngabab saja, tetapi di seluruh wilayah Kabupaten Malang untuk menjaga kebersihan sungai," tandas Rendra.

Rendra menambahkan, perilaku menjaga lingkungan bisa diajarkan sejak dini, kepada anak-anak sekolah. Mereka diberikan edukasi bagaimana menciptakan lingkungan sehat.

"Apakah dengan jalan menggambar atau langsung diajak langsung melihat kondisi lingkungan sekitar," ujar Rendra.

Dalam Peringatan Hari Air Sedunia ini juga dilakukan tanam pohon, serta Mou pelestarian sumber mata air. (fat/fat)
Berita Terkait