"Kami sudah melakukan penyisiran dengan seribu lebih anggota sar gabungan mulai dari sektor A sampai C ternyata hasilnya masih nihil, besok dilanjutkan kembali," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budianto, Selasa (4/4/2017).
Foto: Adhar Muttaqin |
"Karena sesuai dengan informasi korban selamat, pada saat kejadian itu, sebagian warga berusaha lari dengan melewati jalan kampung, jadi kemungkinan tertimbun disitu," ujarnya.
Saat dilakukan penyisiran dengan anjing pelacak K-9 Polda Jatim, sempat muncul dugaan keberadaan korban. Namun setelah dilakukan penggalian ternyata masih nihil.
Budi mengakui, material longsor yang cukup banyak menjadi hambatan tersendiri bagi tim evakuasi. Kondisi tersebut diperparah dengan kondisi cuaca yang sering hujan.
"Seperti hari ini tadi, masih belum jam dua, namun sudah turun hujan lebat. Dengan terpaksa kami hentikan proses pencariannya," imbuhnya.
Foto: Adhar Muttaqin |
Rencananya proses pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu besok dengan dukungan 10 unit alat berat dan delapan ekor anjing pelacak. (bdh/bdh)











































Foto: Adhar Muttaqin
Foto: Adhar Muttaqin