Pencarian Masuki Hari ke-4, Tim SAR Gagal Temukan Korban

Longsor di Ponorogo

Pencarian Masuki Hari ke-4, Tim SAR Gagal Temukan Korban

Adhar Muttaqin - detikNews
Selasa, 04 Apr 2017 20:53 WIB
Pencarian Masuki Hari ke-4, Tim SAR Gagal Temukan Korban
Foto: Adhar Muttaqin
Ponorogo - Proses pencarian 25 korban hilang akibat tanah longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, memasuki hari keempat. Namun, pencarian yang melibatkan 1.000 anggota SAR ini belum membuahkan hasil.

"Kami sudah melakukan penyisiran dengan seribu lebih anggota sar gabungan mulai dari sektor A sampai C ternyata hasilnya masih nihil, besok dilanjutkan kembali," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budianto, Selasa (4/4/2017).

Pencarian Masuki Hari ke-4, Tim SAR Gagal Temukan KorbanFoto: Adhar Muttaqin
Menurutnya pada proses penyisiran hari ini telah difokuskan pada beberapa titik, utamanya ruas jalan yang tertimbun, karena dimungkinkan terdapat jasad korban.

"Karena sesuai dengan informasi korban selamat, pada saat kejadian itu, sebagian warga berusaha lari dengan melewati jalan kampung, jadi kemungkinan tertimbun disitu," ujarnya.

Saat dilakukan penyisiran dengan anjing pelacak K-9 Polda Jatim, sempat muncul dugaan keberadaan korban. Namun setelah dilakukan penggalian ternyata masih nihil.



Budi mengakui, material longsor yang cukup banyak menjadi hambatan tersendiri bagi tim evakuasi. Kondisi tersebut diperparah dengan kondisi cuaca yang sering hujan.

"Seperti hari ini tadi, masih belum jam dua, namun sudah turun hujan lebat. Dengan terpaksa kami hentikan proses pencariannya," imbuhnya.

Pencarian Masuki Hari ke-4, Tim SAR Gagal Temukan KorbanFoto: Adhar Muttaqin
Dengan hasil nihil hari ini, jumlah korban. hilang yang berhasil ditemukan dan diidentifikasi baru tiga orang. Sesangkan 25 korban lainnya masih dalam pencarian.

Rencananya proses pencarian akan dilanjutkan kembali pada Rabu besok dengan dukungan 10 unit alat berat dan delapan ekor anjing pelacak. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini