Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah) bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua Kwartir Cabang Pramuka Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, langsung mengunjungi lokasi digelarnya Festival Wirakarya Kampung Kelir, yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari Pendopo Shaba Swagatha Banyuwangi.
"Kampungnya kita bikin warna-warni. Beragam warna jika dipadukan kelihatan bagus," ujar Gus Ipul saat ikut mengecat tembok rumah warga didampingi Bupati Anas, Senin (3/4/2017).
Dia menambahkan, Pramuka Jatim terus bergerak melakukan berbagai kegiatan positif di masyarakat. Pramuka ikut terlibat dalam berbagai program yang bisa memberi kontribusi bagi publik, seperti edukasi anti-narkoba dan cinta lingkungan. Juga dengan aksi nyata turun menata kampung seperti dalam ajang Festival Wirakarya 'Kampung Kelir Pramuka' di Kampung Temenggungan, Banyuwangi pada 3-6 April 2017.
Festival Wirakarya Kampung Kelir di Banyuwangi Foto: Ardian Fanani |
"Dengan festival ini, kami ingin kampung-kampung semakin indah dan bisa menjadi favorit wisatawan. Ada 11 Kabupaten yang kita duplikasi nanti setelah Banyuwangi," papar Gus Ipul.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul mengapresiasi kinerja pembangunan di Banyuwangi. "Kegiatan Pramuka Jawa Timur ini dimulai di Banyuwangi karena ingin mengambil spirit Banyuwangi dan Bupati Anas, karena Banyuwangi begitu cepat melakukan perubahan dan pembangunan," ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengaku saat ini semua daerah terus berkompetisi melakukan perubahan, tapi Banyuwangi melakukannya secara lebih cepat dan penuh akselerasi. Banyuwangi dinilai Gus Ipul bisa mengambil celah di tengah persaingan yang begitu ketat, sehingga beberapa inovasinya terbukti mampu menghasilkan perubahan yang signifikan.
Misalnya lewat Banyuwangi Festival yang digelar rutin sejak 2012 dengan puluhan event wisata setiap tahunnya. Ajang itu telah mampu mengerek sektor wisata di Banyuwangi.
"Kita tidak malu menduplikasi yang baik, maka nama kegiatan Pramuka ini juga festival. Ini menduplikasi (festival) yang telah sukses di Banyuwangi," ujarnya.
Sementara Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berterima kasih atas apresiasi yang diberikan wagub Jatim. "Banyuwangi terus berupaya memperbaiki diri. Ada kemajuan-kemajuan dan tentu itu tidak terlepas dari dorongan Pemprov Jatim dengan Pakde Karwo (Gubernur Jatim) dan Gus Ipul sebagai pimpinannya," kata Anas.
Ke depan, sambung Anas, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota perlu terus meningkatkan sinergi yang selama ini sudah terjalin baik. Komunikasi dengan pemerintah pusat dan provinsi adalah wajib karena pemerintah kabupaten/kota merupakan bagian dari pusat dan provinsi.
"Kabupaten harus sejalan dan patuh dengan garis kebijakan di atasnya. Komunikasi ini perlu untuk saling mendukung. Kabupaten berkepentingan program-programnya didukung pusat dan provinsi, baik melalui intervensi fiskal (anggaran) maupun regulasi. Pusat dan provinsi berkepentingan karena kaki-kakinya ada di kabupaten. Tujuannya sama, yakni sama-sama ingin program berhasil dan kondisi masyarakat semakin baik," pungkas Anas. (fat/fat)












































Festival Wirakarya Kampung Kelir di Banyuwangi Foto: Ardian Fanani