Pantauan detikcom, para pecalang dan Banser NU terlihat akrab. Desa ini dikenal sebagai 'Bali kecil' di Banyuwangi yang mayoritas penduduknya melaksanakan Hari Raya Nyepi.
Secara berkelompok, mereka terlihat berkeliling di Banjar Dusun Patoman tengah, melihat suasana warga yang sedang melaksanakan tapa brata penyepian. Mereka juga tak segan menegur sopir material yang melintas agar ikut menjaga ketertiban. Mereka memastikan kondisi saat perayaan Nyepi tetap tenang dan kondusif.
Kelian adat Patoman tengah, I Gusti Putu Sudana mengatakan, pada perayaan Nyepi tahun ini Banser NU dan pecalang bersama-sama menjaga keamanan desa. Kehadiran pengamanan dari pasukan Banser NU tidak hanya pada peringatan nyepi saja.
Banser NU dan Pecalang Amankan Nyepi Foto: Putri Akmal |
Tapi juga saat perayaan tawur agung kesanga dan kirab ogoh–ogoh. Pasukan Banser NU juga ikut berpartisipasi dengan mengamankan pengendara yang menjadi rute kirab ogoh-ogoh.
Di Banjar Patoman tengah, Desa Patoman toleransi antar-umat beragama sangat tinggi, dan bersatu saling bantu membantu jika ada kegiatan keagamaan.
"Kami sangat terbantu, dan kerukunan seperti inilah yang membuat Indonesia kuat. Ketika kami punya acara keagamaan, warga Muslim dari Banser NU sering terlibat mengamankan acara, begitu juga sebaliknya. Toleransi sangat terasa di Patoman," ungkapnya.
Kondisi kerukunan antar umat beragama di Banjar Patoman tengah, Desa Patoman sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. Mereka mengaku tak pernah berselisih paham lantaran antar umat beragama di wilayah ini sudah hidup rukun dan damai, meskipun berbeda agama, suku dan RAS.
"Tidak pernah ada cek-cok diantara kami dan rasa kekeluargaan diantara kami sudah terjalin cukup lama," cetusnya.
Sementara Komandan Satkorcab Banser NU Banyuwangi, Mashud, menambahkan, pengamanan yang dilakukan Banser NU tersebut adalah bagian pluralisme dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman guna meningkatkan kerukunan antar umat beragama.
Dengan kehadiran Banser NU, juga untuk mengantisipasi dan meminimalisir adanya kegiatan warga muslim yang berlalu lalang di jalan raya saat perayaan nyepi di Dusun Patoman tengah.
"Jika ada warga muslim yang akan melintas di jalan tengah kampung, kami tegur dan diberi pengertian untuk mencari jalur alternatif lain agar tidak mengganggu umat hindu yang sedang melaksanakan hari raya nyepi. Penjagaan tersebut akan dilakukan sampai perayaan nyepi selesai," jelas Mashud.
Kegiatan pengamanan bersama pecalang, lanjut Mashud, bukan hanya kali ini saja. Setiap agenda kegiatan hari raya umat lain, seperti natal, Banser NU juga terlibat dalam pengamanan dengan berkoordinasi bersama TNI AD dan Polri.
"Kami juga ikut terlibat secara aktif membantu agenda kegiatan umat lain. Ini supaya keberagaman, toleransi antar umat bisa terlaksana. Kondisi bisa aman dan terkendali," tutupnya. (fat/fat)












































Banser NU dan Pecalang Amankan Nyepi Foto: Putri Akmal