Warga dan Komunitas Mural Percantik Rumah Warga di Pulau Santen

Warga dan Komunitas Mural Percantik Rumah Warga di Pulau Santen

Putri Akmal - detikNews
Selasa, 28 Mar 2017 16:19 WIB
Warga dan Komunitas Mural Percantik Rumah Warga di Pulau Santen
Foto: Putri Akmal
Banyuwangi - Pasca disulap menjadi destinasi halal tourism di Pulau Santen Banyuwangi, sejumlah warga dan berbagai komunitas tergerak bahu membahu mempercantik pantai ini.

Seperti komunitas Doodle Art, Pena Hitam dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas PGRI Banyuwangi (Mapala Uniba), dengan sukarela menghias dinding rumah warga dengan mural.

Anggota MAPALA Uniba, L. Andri Saputro (22) satu di antara pelukis mural tampak asyik mencorat-coret dinding rumah salah seorang warga. Untuk menghindari agar para pemural tak sekedar menghasilkan gambar, Andri dan kawan-kawannya menetapkan tema lingkungan.

Tidak hanya sekedar menggambar mural, Andri dan kawan-kawannya juga melakukan pendampingan terhadap pemuda Pulau Santen yang ingin menuangkan kreatifitas muralnya.
Mural di Rumah Warga di Pulau Santen BanyuwangiMural di Rumah Warga di Pulau Santen Banyuwangi Foto: Putri Akmal

"Di Pulau Santen ini ada 80 Kepala Keluarga (KK). Jadi saya dan teman-teman, dibantu warga sekitar, berinisiatif memperindah wajah sekitar pantai dengan lukisan mural ini. Mereka bebas berekspresi, namun gambar yang dibuat harus bersifat inovatif dan edukatif tentang lingkungan," ujar Andri, Selasa (28/3/2017).

Motif mural yang digambar di dinding rumah warga terlihat bervariasi. Ada yang bertema mangrove, konservasi, biota laut, kehidupan nelayan, maritim bahkan tentang NKRI. Beberapa warga juga terlihat tak kalah antusias saat Andi dan komunitas pemural menggoreskan kuasnya di setiap dinding rumah. Dengan pendampingan, warga sekitar juga dibebaskan menggambari dinding sesuai tema yang ditetapkan.

Untuk biaya pembuatan mural di 80 dinding rumh warga itu, para komunitas bersama warga secara swadaya mengumpulkan uang bersama-sama. Andri dan kawan-kawannya dengan sukarela bersedekah semampunya untuk membeli cat yang digunakan untuk melukis.

Namun, sebagian ada yang berasal dari swadaya warga, sumbangan dari donatur dan gerakan Rp 1.000 dari pelajar sekitar Pulau Santen. Besar harapan mereka tempat ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi.

"Semoga Pulau Santen ini bisa jadi kampung mural percontohan di Banyuwangi," tandasnya. (fat/fat)
Berita Terkait