"Itu kalau sampai meluap dengan intensitas hujan yang tinggi bisa membuat wilayah di bawahnya seperti Babatan dan Wiyung termasuk perumahan elite bisa terendam," kata Wali Kota Risma usai memberikan sambutan di Sunslik Hijab Hunt di The Squere Ballroom ICBC Center Surabaya, Sabtu (25/3/2017).
Risma mengaku awalnya tidak mengetahui jika waduk tersebut merupakan aset Pemkot Surabaya. "Awalnya kan mau tak keruk biar bisa nampung air, tapi sama teman-teman tidak bisa dilakukan karena masih dalam sengketa hukum," ungkap dia.
Waduk wiyung merupakan satu dari beberapa aset yang berusaha dipertahankan Pemkot. Wali Kota Risma sempat melaporkan beberapa aset Pemkot Surabaya ke 22 institusi diantaranya Presiden dan KPK. (ze/bdh)











































