Angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan menurun 30%. Sebelum operasi 13 orang dan saat operasi digelar turun menjadi 7 orang. Korban luka berat turun 12% yakni sebelum operasi 21 orang dan selama operasi menjadi 9 orang.
Sementara kerugian materiil dan jumlah korban luka ringan mengalami kenaikan sebelum dan selama operasi. Kerugian materiil naik 18% sedangkan jumlah korban luka ringan naik 14%.
"Angka kecelakaan di wilayah kami berkurang 29% dari 42 kejadian 30 kejadian," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Mellysa Amalia, Jumat (24/3/2017).
Sat Lantas Polres Pasuruan menggelar operasi simpatik mulai dari 1-21 Maret 2017 dengan pendekatan humanis, edukatif bahkan atraktif. Mulai dari mendatangi warga, sekolah-sekolah bahkan operasi kreatif dengan memakai aneka atribut seperti Batman hingga Semar.
"Penurunan jumlah kejadian ini sangat berbanding lurus dengan menurunnya angka jumlah yang meninggal di tempat, luka berat dan kerugian materi, akan tetapi terjadi peningkatan angka untuk jumlah korban luka ringan," jelas Mellysa.
Dalam operasi yang dilakukan kata Mellysa, pihaknya nyaris tak melakukan penindakan. Pihaknya hanya melayangkan 6.968 surat teguran pada pengendara.
"Jika sebelum operasi ada 1.326 tilang, selama operasi simpatik 0 tilang," jelas perwira cantik ini. (fat/fat)











































