DetikNews
Senin 20 Mar 2017, 08:52 WIB

Kapolrestabes Surabaya Jamin Tak Ada Demo Angkot Hari ini

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Kapolrestabes Surabaya Jamin Tak Ada Demo Angkot Hari ini Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal menjamin tidak akan ada aksi unjuk rasa atau turun ke jalan para sopir angkot (lyn) hari ini. Penyampaian pendapat akan dialihkan atau diganti dengan bertemu secara langsung Gubernur Jatim Soekarwo.

"Ada Serikat Pekerja Transportasi Indonesia Surabaya dan Komunitas Angkutan Kota Surabaya yang berkirim surat pemberitahuan hendak turun ke jalan. Akan mengerahkan 1.800 kendaraan. Kami memanggil dan duduk bersama dengan dua serikat tersebut," ujar Iqbal saat dihubungi detikcom, Senin (20/3/2017).

Dalam pertemuan tersebut, kata Iqbal, kedua serikat tersebut ternyata satu visi dan satu misi. Mereka menyetujui tidak akan turun ke jalan dan melakukan konvoi dengan armada angkot yang mereka miliki. Mereka bersedia menerima usulan untuk bertemu dengan Gubernur Jatim Soekarwo.

"Mereka bersepakat bahwa turun ke jalan dibatalkan. Demo dialihkan dengan bertatap muka dengan gubernur. Ada 300 perwakilan dari ketua lyn se-Surabaya dan wakil-wakilnya yang bertemu dengan gubernur di Grahadi," kata Iqbal.

Iqbal menambahkan, bahwa dirinya sudah bertemu dengan Soekarwo terkait masalah tersebut. Pertemuan akan digelar pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB. Soekarwo tak bisa menerima perwakilan serikat pekerja angkot pada siang hari karena Soekarwo harus menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Meski penyampaian pendapat dilakukan dengan bertemu secara langsung dengan gubernur, namun serikat pekerja angkot tetap akan membawa armadanya. Sekitar 80 armada akan dibawa ke Grahadi. Untuk hal itu, Iqbal telah siap. Puluhan angkot tersebut akan dikawal dan diparkir di lokasi-lokasi yang tidak mengganggu arus lalu lintas.

"Iki Suroboyo, rek. Surabaya jangan disamakan dengan kota-kota lain. Berjuang punya warna sendiri. Masyarakat tak boleh diganggu, taksi online juga tak boleh diganggu. Masyarakat tetap damai dan tidak merugikan masyarakat luas. Kami mengapresiasi para sopir angkot yang tidak mogok," tandas Iqbal.

Sebelumnya memang beredar isu bahwa angkot se-Surabaya akan melakukan mogok massal. Mereka akan melakukan aksi unjuk rasa menuntut angkutan berbasis aplikasi yang dinilai mereka semakin liar dan tidak mengindahkan peraturan.
(iwd/bdh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed