Korban pertama kali ditemukan Adi, warga setempat saat sedang mencari rumput di sawah. Perempuan 53 tahun itu dalam kondisi tak bernyawa dengan luka bakar pada wajah dan tubuhnya.
"Muka korban dalam kondisi hitam, bagian badan luka akibat tersambar petir," kata Kasubbag Humas Polres Mojokerto, AKP Sutarto kepada wartawan, Jumat (17/3/2017).
Sutarto menjelaskan, setelah menerima laporan warga, polisi datang ke TKP bersama petugas medis untuk melakukan visum. Sebelum tersambar petir, korban sedang membersihkam rumput di lahan padi miliknya. Itu dikuatkan dengan ditemukan alat pembersih rumput dan caping milik korban di lokasi.
"Atas permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," ujar Sutarto.
Berdasarkan keterangan warga setempat, tambah Sutarto, saat kejadian wilayah Desa Wiyu diguyur hujan deras disertai petir. (fat/fat)










































