Identitas pria terduga teroris itu, Mahbub, warga Jalan Hanjala Tuweley Baolan Toli-Toli, Sulawesi Tengah.
Awalnya Mahbub datang ke Kampung Inggris, sebutan Desa Tulungrejo, Tegalsari, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, untuk kursus Bahasa Arab selama 2 bulan.
Bagaimana keseharian Mahbub di asrama tempat dia belajar Abahasa Arab? Menurut Lutfi, penanggungjawab asrama Kursus Al-Asriyyah, Mahbub sehari-harinya biasa saja, dan mudah bergaul.
"Mahbub ini orangnya biasa, mudah bergaul dan tidak mencurigakan sebagai sosok yang mencurigakan sebagai seorang teroris," kata Lutfi pada detikcom, Senin (13/3/2017).
Smentra, Kapolres Kediri AKBP Sumaryono, menceritakan, terduga ditangkap Densus 88 usai mengikuti Kursus Bahasa Arab, tanpa perlawanan. Setelah ditangkap, terduga langsung dibawa Densus ke Jakarta.
"Status tersangka di Kampung Inggris merupakan sebagai peserta kursus Bahasa Arab," jelas Sumaryono.
Dari lokasi kejadian polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa buku buku bacaan, tas dan baju terduga teroris. (bdh/bdh)











































