Buta Akibat Katarak, Menkes: Jumlah di Jatim Tertinggi di Indonesia

Enggran Eko Budianto - detikNews
Sabtu, 11 Mar 2017 14:34 WIB
Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Menkes Nila Farid Moeloek menyebut, Provinsi Jawa Timur menduduki peringat pertama angka kebutaan tertinggi akibat katarak. Sementara rata-rata nasional, kasus katarak masih cukup tinggi, yakni 2% dari jumlah penduduk. Sehingga katarak menjadi masalah nasional.

"Terkait dengan mata, angka kebutaan karena katarak di Jatim 4,4%, tertinggi di Indonesia. Saya tak tahu juga sebabnya," kata Nila usai membuka Bakti Kesehatan Nasional Telinga, Pendengaran dan Mata di Ponpes Tebuireng, Jombang, Sabtu (11/3/2017).

Nila menjelaskan, kasus kebutaan akibat katarak secara nasional juga tergolong tinggi. Hasil survei WHO (organisasi kesehatan dunia) terhadap 15 provinsi secara acak, rata-rata angka kasus katarak masih 2% dari jumlah populasi. Seperti di DKI Jakarta 1,9%, Jawa Barat 2,3%, Sulawesi Selatan 2,6%. Selain Jawa Timur, kasus katarak tertinggi di angka 4% juga terjadi di NTB.

"Dikatakan bebas katarak harusnya 0,5%. Ini sudah menjadi masalah nasional. Kebutaan tentu membuat masyarakat tak produktif," ungkapnya.

Untuk mencapai angka 0,5%, Nila berharap Pemerintah Provinsi juga berupaya mengatasi kasus katarak. "Kami membantu membuat angka nasional untuk mengetajui berapa yang kami kerjakan, juga diminta oleh internasional," tandasnya. (fat/fat)