Bupati Anas Minta Pengamanan di Tambang Emas Mendapat Prioritas

Bupati Anas Minta Pengamanan di Tambang Emas Mendapat Prioritas

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 09 Mar 2017 16:31 WIB
Bupati Anas Minta Pengamanan di Tambang Emas Mendapat Prioritas
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Pengamanan obyek vital nasional (Obvitnas) pada lokasi tambang emas Gunung Tumpangpitu diperketat. Menyusul rencana operasional penambangan emas yang dioperatori PT Bumi Suksesindo (BSI) Banyuwangi.

Pemkab Banyuwangi berharap keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut menjadi prioritas. Sebab ini menjadi cermin keamanan investasi yang ada di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan penambangan emas di Gunung Tumpangpitu Banyuwangi harus tetap berjalan. Karena ini sebagai bentuk perlindungan investasi yang ada di Banyuwangi. Namun Pemkab Banyuwangi berharap keadilan sosial bagi masyarakat juga perlu diprioritaskan.

Untuk itu Bupati Anas meminta kepada operator tambang emas, yakni PT BSI untuk bertemu kembali dengan beberapa pihak yang belum sepakat adanya penambangan emas di Gunung Tumpangpitu.

"Ini perusahaan legal dan izinnya lengkap. Apalagi di sana sudah ditetapkan sebagai obvitnas. Jadi pengamanan maksimal. PT BSI harus bertemu lagi dengan masyarakat. Jelaskan program dan CSR nya. Jadi program jalan, aspek keadilan sosial bagi hak masyarakat dan lingkungan juga jalan," ujarnya saat rapat terbatas pengamanan obvitnas di Mapolres Banyuwangi, Kamis (9/3/2017).

Dalam Rapat terbatas tersebut, hadir pula perwakilan Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) yang menangani Obvitnas.

"Obvitnas ini diharapkan bisa mensejahterakan masyarakat di sekitarnya. Sehingga bagaimana ke depan proses operasional bisa berjalan," ujar Laksanakan Pertama Sidik Mustofa, Asisten Satu intelkam Binmas dan Obvitnas kepada Kemenkopolhukam kepada sejumlah wartawan.

Menurut Laksma Sidik, hingga kini masih ada beberapa gelintir oknum yang masih melakukan penolakan. Namun hal tersebut tidak sampai membuat kondisi di lapangan memanas. Semua bisa diselesaikan asal aparat keamanan, kepala daerah dan masyarakat bisa duduk bersama.

"Tidak ada yang memanas. Masyarakat baik dan hanya ada tambahan komunikasi dengan mereka. Untuk memajukan suatu daerah pasti ada dinamika seperti itu. Itu sudah biasa," tambahnya.

SementaraSenior Manager External PT BSI Banyuwangi, Bambang Wijonarko mengatakan, kegiatan sosialisasi terus dilakukan oleh pihaknya. Baik mengenai program jangka panjang maupun CSR untuk masyarakat.

"Koordinasi untuk obvitnas ini diharapkan bisa mensejahterakan masyarakat. Dan aspek sosial sudah menjadi prioritas kami. Tanpa ada perintah untuk sosialisasi pihak kami sudah melakukan hal itu. Sesuai arahan Pak Bupati kami akan lakukan hari ini untuk kembali berdialog dengan masyarakat," tambahnya. (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini