Cuaca ekstrem ini terjadi sejak Pk 15.40 Wib. Hingga Pukul 16.23 Wib, hujan angin yang cukup lebat ini membuat warga was-was masih terjadi.
"Disertai hujan es. Rumah tetangga ada yang bocor kena hujan es," kata Ari Setyawan yang mengaku berada di Siwalankerto Timur, Selasa (7/3/2017).
![]() |
Hujan es, kata dia, tak berlangsung lama. Namun, hujan deras serta angin kencang masih berlangsung. Hujan butiran es juga dirasakan warga lainnya di Jemursari, Kendangsari, Ahmad Yani dan daerah lainnya.
Pohon tumbang juga terjadi di sejumlah kawasan. Di Jalur MERR Ir Soekarno dilaporkan ada lima pohon tumbang. Demikian pula papan reklame banyak dilaporkan ada yang ambruk. Genangan terjadi di sejumlah kawasan.
Jalur frontage Ahmad Yani dari arah Bundaran Waru sementara mengalami kepadatan karena ada reklame yang dihempas angin. Masyarakat diimbau hati-hati saat berkendara di sore ini karena cuaca tidak bersahabat.
Tak hanya itu, sejumlah bangunan seperti hotel dan gedung pertemuan juga bagian penutup dindingnya terkelupas diterbangkan angin. Sebuah foto jendela kaca sebuah perkantoran di Jl A Yani pecah beredar. Sebuah tiang traffic light dilaporkan ambruk menimpa mobil.
"Kami imbau hati-hati," kata Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BNB dan Linmas) Kota Surabaya Irvan Widyanto.
BNP Linmas, kata Irvan, diterjunkan menyebar ke sejumlah titik bersama tim Satpol PP untuk mengantisipasi adanya dampak hujan angin yang terjadi.
(ugik/ugik)