Mereka terjaring razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Jalanan yang dilakukan Satpol PP dan Dinsos Situbondo. Para orgil dan gepeng itu diamankan dari beberapa titik di kawasan Kota Situbondo.
"Ini gebrakan awal dari gerakan atau program Peduli Anak Bangsa (Pedang) yang kita canangkan. Tahun 2017 ini, kita upayakan Situbondo bersih dari para PMKS Jalanan. Untuk saat ini ada 16 PMKS Jalanan yang terjaring," kata Kepala Dinsos Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, di kantornya.
Pengamatan detikcom menyebutkan, selama di kantor Dinsos Situbondo sebanyak 16 orgil dan gepeng langsung menjalani 'perawatan'. Mereka dirapikan, mulai dari potong rambut, dimandikan, dan pakaian mereka juga diganti dengan pakaian yang lebih layak.
Razia PMKS di Situbondo Foto: Ghazali Dasuqi |
Namanya juga orgil, mereka justru banyak yang menolak saat rambutnya hendak dipotong. Salah seorang orgil perempuan bahkan juga sampai menangis histeris dan berontak saat akan dimandikan oleh petugas Satpol PP dan Tagana Dinsos.
"Untuk 16 PMKS yang terjaring ini, rencananya akan kita kirim ke Liposos PMKS Jalanan di Sidoarjo. Tapi berikutnya, melalui program atau Gerakan Pedang ini kita akan lebih memberdayakan para pengamen dan anak jalanan," papar Lutfi Joko Prihatin.
Lutfi mengemukakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan berbagai kebutuhan untuk program Pedang Situbondo. Di antaranya, dengan membangun sebuah Taman Kreatif untuk para pengamen dan anak jalanan. Taman kreatif yang saat ini sedang dalam proses pengecatan warna-warni itu agar tidak membosankan.
Taman yang berlokasi di samping kantor Dinsos di Jalan Anggrek Situbondo tersebut, nantinya akan dijadikan tempat kongkow-kongkow, sekaligus ajang pembinaan bagi pengamen dan anak jalanan.
"Kita akan memediasi para pengamen dan anak jalanan untuk membentuk komunitas. Melalui komunitas itu, nanti kreativitas mereka akan kita asah. Baik di bidang musik atau yang lainnya," tandas mantan Kadishubkominfo Situbondo itu. (fat/fat)












































Razia PMKS di Situbondo Foto: Ghazali Dasuqi