Kecelakaan ini menyebabkan pengendara motor tewas di lokasi kejadian. Korban tewas kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Gempol.
Sementara belasan penumpang Isuzu Elf yang semua berasal dari Kabupaten Jombang mengalami luka-luka. Rata-rata mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh dan semuanya dirawat di Puskesmas Prigen.
"Meninggal dunia di lokasi satu orang. Tolong sampaikan kebenaran, karena di media sosial sudah menyebar korban meninggal lebih dari satu," kata Kanit Laka Polres Pasuruan Iptu Marti di lokasi, Sabtu (4/3/2017).
Menurut Marti, baik pengemudi Elf maupun pengendara motor sama-sama memiliki kelangkapan surat termasuk STNK dan SIM. Kecelakaan murni karena sopir tak menguasai medan.
"Sebenarnya di lokasi sudah diberi papan peringatan kendaraan roda empat tak boleh melintas dan harus mengambil jalan memutar ke jalan desa. Masih diselidiki apakah ada kesengajaan sopir melewati jalur jalan tersebut atau tidak karena papan peringatan yang dari arah Trawas informasinya tertimbun tanah kena longsor. Saat ini sopir menjalani pemeriksaan di mapolres," jelas Marti.
Jalur lokasi kecelakaan merupakan salah satu jalur maut yang sering terjadi kecelakaan. Kecelakaan di lokasi sering diawali kendaraan roda empat yang melaju dari arah Trawas ke Prigen. Sebagian besar penyebab kecelakaan karena sopir tak bisa mengendalikan kendaraannya karena jalan menurun curam dan berkelok.
Berikut nama-nama korban kecelakaan:
1. Santoso (40), pengendara motor Honda Supra 125 bernomor polisi K 3147 IQ, warga Dusun Sumber Suko RT 03/RW 05 Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Meninggal dunia di lokasi karena mengalami luka pada kepala atas sebelah kanan pecah, mata kanan pecah dan tangan kanan robek. Korban di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.
2. Izatul Umami (60), penumpang microbus, warga Desa Rejoagung RT 01/RW 07 Kecamatan Ploso. Mengalami luka pada dahi kiri benjol dan leher belakang nyeri.
3. Khusnul Khotimah (44), penumpang microbus, warga Desa Banjar Anyar, Kecamatan Peterongan. Mengalami luka pada pipi kiri robek dan mata kiri lebam.
4. Nikmatilah (61), penumpang microbus, warga Perum Jaya Abadi F/15 Desa Jombatan, Kecamatan Jombang. Mengalami luka pada dahi kiri robek dan telapak tangan kanan robek.
5. Rista Ayu (25), penumpang kendaraan microbus, warga Kedunglosari, Kecamatan Tembelang. Mengalami luka pada siku tangan kiri robek dirawat di puskesmas prigen.
6. Zakyia Tutdarojat (29), penumpang microbus, warga Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. Mengalami luka pada siku kiri robek.
7. Bindari (45), penumpang microbus, warga Ploso. Mengalami luka pada tangan kanan lecet dan nyeri pada perut kanan.
8. Sofatin Junaida (44), penumpang microbus, warga Gading Pandan Wangi, Jombang. Mengalami luka pada leher belakang nyeri.
9. Luluk Supini (43), penumpang microbus, warga, Jalan Gubernur Suryo, Jombang. Mengalami luka pada paha kaki kiri memar dan pelipis kanan robek.
10. Fitri Ismi, penumpang microbus, Dusun Jambu RT 01/RW 02 Desa Jabon, Jombang. Mengalami luka pada paha kiri nyeri dan lengan tangan kanan nyeri.
11. Retno Widuri (45), penumpang microbus, warga Jalan Teuku Umar 23 Pulo Lor, Jombang. Mengalami luka pada pelipis kanan robek dan mata kiri robek.
12. Nikmah (66), penumpang microbus, warga Barongan, Ploso. Mengalami luka pada lengan tangan kiri memar dan nyeri dada kanan.
13. Mualimah (42), penumpang microbus, warga Desa Barong Sawahan RT01/ RW 07 Kedungmulyo, Jombang. Mengalami luka pada tangan kanan plus kiri lecet dan pundak kiri memar.
14. Etik Prasasti (20), penumpang microbus, warga Desa Kayangan, Kecamatan Diwek. Mengalami luka pada pundak kanan dan tangan kiri lecet.
15. Nindia (28), penumpang microbus, warga Jalan Dr Wahidin 31 Jombang. Mengalami luka pada lengan kiri lecet.
Seperti diberitakan Isuzu Elf bernomor polisi AG 7484 S yang dikemudikan Edy Sutrisno (54) warga Dusun Cangkringmalang RT 03/RW 03 Desa Pucangro, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, mengalami kecelakaan. Kendaran sarat penumpang yang berjalan dari arah selatan atau dari Trawas ke Prigen tak bisa mengendalikan kendaraannya karena jalan menurun curam.
Elf kemudian pindah jalur dan motor Honda Supra bernomor polisi K 3145 IQ yang berjalan dari arah berlawanan hingga terguling dan menghantam pembatas jalan. Pengendara motor Santoso (40) warga Dusun Sumber Suko, Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, meninggal dunia di lokasi. (iwd/iwd)











































