"Itu nanti pasti akan kita geser, masuk ke dalam dan kita sudah koordinasikan dengan PT KA Daops 8," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (PUBMP) Surabaya Erna Purnawati kepada detikcom, Jumat (3/3/2017).
Rencana pemindahan pos perlintasan kereta api, kata Erna, sudah masuk dalam rencana proyek FR sisi barat dan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Surabaya.
"Proyek pelebaran depan sekolah Khadijah kan sudah selesai dan tinggal meneruskan bangunan yang ada diatas lahan PT KA," imbuh Erna.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengakui adanya penyempitan ruas jalan yang berimbas penumpukan kendaraan. "Dari evaluasi lalu lintas memang ada penyempitan setelah Royal Plaza, sehingga kerap terjadi penumpukan kendaraan," kata Irvan Wahyu Drajat saat dihubungi terpisah.
Irvan juga sudah berkoordinasi dengan PT KA Dapos 8 untuk pemindahan pos perlintasan kereta api. Ia berharap dengan rencana pemindahan pos akan memperlancar karena garis lurus dengan FR sisi barat. (ze/fat)











































