Meski jalan sudah tak separah saat masih rusak, namun dampaknya masih dirasakan warga. Jalan urukan sirtu tersebut menimbulkan debu parah saat kondisi panas. Selain membuat mata kemasukan debu, debu itu juga rentan masuk ke saluran pernapasan.
Melihat itu, polisi pun berinisiatif membagikan masker kepada pengguna jalan khususnya pengguna motor. Masker dibagikan di perlintasan sebelum memasuki jalan rusak tersebut.
Jalan Rusak dan Berdebu Foto: Imam Wahyudiyanta |
"Sebelumnya kami juga sudah pernah membagikan masker. Kalau yang hari ini, sekalian dalam rangka Operasi Simpatik Semeru 2017," ujar Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim kepada wartawan di kawasan Banyutami, Kamis (2/3/2017).
Anggi mengatakan, pihaknya membagikan sekitar 500 masker. Masker ini akan berguna untuk melindungi pernapasan saat melintas di jalan rusak tersebut. Setidaknya masker ini bisa mencegah timbulnya infeksi saluran pernapasan.
Jalan Rusak dan Berdebu Foto: Imam Wahyudiyanta |
Selain membagikan masker, polisi juga membagikan brosur yang berisi aturan tertib lalu lintas. Polisi juga memberikan imbauan agar melengkapi diri dengan alat pengaman berkendara karena masih didapati pengguna motor yang tidak mengenakan helm.
Pengguna motor yang melintas pun senang mendapatkan masker gratis. Meski sudah menggunakan helm, namun debu masih saja bisa masuk. "Meski sudah pakai helm, debunya masih saja mengganggu. Syukurlah ada pembagian masker," ujar Heti, salah satu warga Panceng. (iwd/fat)












































Jalan Rusak dan Berdebu Foto: Imam Wahyudiyanta
Jalan Rusak dan Berdebu Foto: Imam Wahyudiyanta