Itu setelah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memerintahkan Dinas Perhubungan untuk segera mengoperasikan, parkir basement Balai Pemuda. "Wes Van, parkiran iku (basement) difungsikan saja," kata Kepala Dinas Perhubungan Irvan Wahyudrajat menirukan perintah langsung dari Risma, Kamis (2/3/2017).
Alasan hanya diperuntukkan bagi sepeda motor, Irvan mempertimbangkan faktor kemanusiaan. "Memang kuotanya terbatas hanya sekitar 100 sepeda motor, untuk parkir basement kita optimalkan dulu. Jika penuh baru kita gunakan lahan parkir biasanya," imbuh Irvan.
Parkir basement Balai Pemuda dikerjakan bertahap hingga tahap ke 3. Saat ini pembangunan tahap 2 sudah memasuki tahap lelang dan tahap 3 memasuki kajian utilitas.
Tidak hanya parkir basement, Wali Kota Risma juga ingin menjadikan Balai Pemuda sebagai tempat berkumpulnya warga dan pemuda untuk berkreasi seni dan budaya. Wali Kota perempuan pertama di Surabaya juga membangun plaza yang dilengkapi amphitheater di bawah tanah kawasan Balai Pemuda yang menghubungkan dengan tanah pemkot yang ada di seberang (pojok Jalan Pemuda-Yos Sudarso).
Di dalam plaza bawah tanah, Risma akan melengkapi dengan pembangunan pusat oleh-oleh khas Surabaya dan panggung atraksi yang menampilkan pagelaran seni tradisional tentang sejarah Kota Surabaya. (ze/fat)











































