Warga yang di dominasi ibu-ibu menutup jalan lintas daerah itu karena jengkel. Kurang lebih selama 1/2 jam jalan di blokade, sehingga jalur alternatif menuju Lumajang-Jember ini mengalami kemacetan.
Aksi blokade jalan itu dilakukan ibu-ibu dengan meminta sumbangan kepada pengguna jalan untuk perbaikan jalan. Salah seorang ibu, Darna mengaku dia dan warga lainnya terpaksa melakukan aksi itu jalan rusak tersebut dibiarkan bertahun-tahun.
Jalan rusak di Probolinggo diperbaiki warga dengan swadaya Foto: M Rofiq |
"Saya melakukan blokade jalan ini karena jalannya rusak parah, dan banyak orang yang jatuh. Saya dan warga di sini jengkel karena sudah 4 tahun tidak ada perbaikan dari pemerintah, ada apa ini?," keluh Darna, kepada wartawan di lokasi .
Hal senada dikatakan David, seorang pengguna jalan. Karena jalan rusak dan berlubang, ondedil mobilnya cepat rusak. Meski begitu dirinya tetap melintas di jalan tersebut, karena jalan itu satu-satunya jalur alternatif Lumajang-Jember.
"Onderdil mobil cepat rusak, tidak pilihan lain, harus menlintas jalan ini. Karena hanya jalan ini yang diandalkan warga dan pengguna jalan," jelas David.
Sementara jika belum ada respon dari pemerintah, warga mengancam akan menggelar aksi blokade besar-besaran, dengan menurunkan massa yang lebih banyak. (fat/fat)












































Jalan rusak di Probolinggo diperbaiki warga dengan swadaya Foto: M Rofiq