DetikNews
Rabu 01 Maret 2017, 10:33 WIB

Operasi Simpatik Semeru 2017, Polisi Hanya Beri Teguran

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Operasi Simpatik Semeru 2017, Polisi Hanya Beri Teguran Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Operasi Simpatik Semeru 2017 dimulai hari ini. Apel persiapan dilakukan. Polisi akan melakukan langkah preemtiv dan preventif dalam operasi yang digelar 1-21 Maret.

"Operasi simpatik ini merupakan program Polri di seluruh Indonesia yang dilaksanakan serentak hari ini. Ini kalender khusus seluruh kepolisian yang terpusat, bukan mandiri kewilayahan," ujar Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal usai apel Operasi Simpatik Semeru 2017 di halaman Polrestabes Surabaya, Rabu (1/3/2017).

Melihat nama operasinya yang simpatik, Iqbal menegaskan bahwa operasi kali ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif atau upaya pencegahan terhadap pelanggaran lalu lintas dan bukan tilang. Masyarakat diajak melakukannya.
Operasi Simpatik Semeru 2017 DigelarOperasi Simpatik Semeru 2017 Digelar Foto: Imam Wahyudiyanta

"Kami mengajak masyarakat melakukan pencegahan terhadap gangguan kecelakaan karena kecelakaan pasti didahului dengan pelanggaran," kata Iqbal.

Karena pencegahan, maka petugas yang melakukan operasi simpatik akan memberi teguran dan bukan penilangan. Tetapi di lapangan nantinya bakal ada sanksi tilang untuk pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya fatalitas atau membahayakan pengendara lain.

"Kami mengedepankan 85% upaya simpatik. Tapi tetap ada penilangan untuk pelanggaran fatalitas seperti melawan arus dan lain sebagainya," lanjut Iqbal.

Operasi Simpatik ini, kata Iqbal, sangat penting karena korban dari kecelakaan yang berujung meninggal dunia masih sangat banyak. Sehari saja diperkirakan ada 15 orang yang meninggal karena kecelakaan. Bisa dibayangkan ada berapa orang yang meninggal dalam sebulan atau setahun karena kecelakaan.
Operasi Simpatik Semeru 2017 DigelarOperasi Simpatik Semeru 2017 Digelar Foto: Imam Wahyudiyanta

"Jumlah korbannya banyak, bahkan lebih banyak bila dibandingkan dengan misalnya korban bom. Ini adalah bentuk komitmen polisi menekan dan meminimalisir angka kecelakaan. Dan target kami adalah mengajak masyarakat untuk peduli dan meningkatkan daya cegahnya pada kecelakaan," tandas Iqbal.

Usai apel, diadakan pembagian brosur untuk mengawali Operasi Simpatik Semeru 2017. Brosur itu dibagikan kepada pengendara yang melintas di depan Polrestabes Surabaya. Isi brosur itu adalah imbauan bagi pengguna jalan agar memperhatikan kesehatan sebelum mengemudi dan imbauan pemeriksaan kondisi kendaraan dan persiapan surat kendaraan.

Apel Operasi Simpatik Semeru 2017 juga dilakukan Polres Gresik. Apel digelar di Satpas Satlantas Polres Gresik di Randuagung. Apel dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Boro Windhu.

Selain menyampaikan penekanan pada upaya preemtiv dan preventif, Boro juga meminta agar para anggota di lapangan juga bisa lebih ramah dan santun kepada pengguna jalan. Teguran hendaklah disampaikan dengan ramah tanpa menghilangkan esensi pencegahan akibat pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.
Operasi Simpatik Semeru 2017 DigelarOperasi Simpatik Semeru 2017 Digelar Foto: Imam Wahyudiyanta

"Tujuannya meningkatkan kepercayaan masyarakat. Anggota di lapangan juga harus bisa menjaga dirinya sendiri. Persiapkan segala perlengkapan yang ada," kata Boro.

Sementara Kasat Lantas Polres Gresik AKP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan olsek jajaran dituntut lebih aktif dalam melakukan operasi simpatik. Nantinya akan ada penilaian untuk polsek yang aktif dan tidak, yang tentu saja akan dibarengi dengan reward.

"Dalam operasi ini, kami ada yang berbeda," kata Anggi. Perbedaan itu adalah adanya tim safety riding yang fokus untuk penyuluhan dan pencegahan. Satu lagi adalah adanya pengarahan, penyuluhan dan bimbingan kepada pengguna jalan yang terindikasi melanggar.

Yang terjaring operasi simpatik ini nantinya akan diberi blanko putih. Di dalam blanko itu identitas pelanggar akan dicatat. Dan di dalam blanko itu pula ada undangan kepada pelanggar lengkap dengan harinya untuk mengikuti pengarahan, penyuluhan dan bimbingan di Satpas Randuangung.

Operasi Simpatik Semeru 2017 di GresikOperasi Simpatik Semeru 2017 di Gresik Foto: Imam Wahyudiyanta

"Blanko itu bukan tilang. Kami akan memberi bimbingan tentang cara berlalu lintas yang benar. Kalau yang belum punya SIM, pasti akan terbantu dengan bimbingan kami," ujar Anggi.

Anggi berharap Operasi Simpatik ini bisa lebih meminimalkan angka kecelakaan di bulan Maret. Karena angka kecelakaan dan korban meninggal dunia di bulan Februari menurun 18% dibanding bulan Januari. Pada Januari terdapat 50 kecelakaan dengan 14 korban meninggal dunia. Sementara pada bulan Februari terdapat 41 angka kecelakaan dengan 8 korban meninggal dunia.

"Menurun 18%. Kami berharap angka kecelakaan bisa lebih turun lagi dengan adanya Operasi Simpatik ini," tandas Anggi.
(iwd/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed