Lewat #SuroboyoPedes, Komunitas ini Ajak Warga Tanam Cabai

Lewat #SuroboyoPedes, Komunitas ini Ajak Warga Tanam Cabai

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Rabu, 22 Feb 2017 19:08 WIB
Lewat #SuroboyoPedes, Komunitas ini Ajak Warga Tanam Cabai
Ilustrasi/Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Surabaya - Harga cabai masih mahal. Komunitas ini ingin mengajak warga dan pejabat Pemkot Surabaya untuk menanam cabai. Ke depannya, warga tak perlu kaget jika harga cabai kembali melonjak.

Adalah Komunitas #bicarasurabaya yang menginisiasi penanaman serentak bertajuk #SuroboyoPedes. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar pada bulan Maret, sekaligus menyambut peringatan Hari Bumi.

"Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban warga Surabaya terhadap kebutuhan cabai yang harganya selangit dan sekaligus mengajak warga menjaga lingkungan," jelas Ketua Panitia Suroboyo Pedes, Kusnan, Rabu (22/2/2017).

Bibit cabai nantinya akan disediakan oleh komunitas. Menanamnya dilakukan secara serentak di sejumlah titik di Surabaya dengan melibatkan warga, komunitas lain,dan juga Pemkot Surabaya. Warga dan elemen masyarakat dilibatkan karena mereka lah nantinya yang merawat dan juga memetik hasilnya.

Kusnan mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya karena lahan yang akan ditanami cabai adalah lahan milik Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah lahan di sepanjang stren Kalimas Surabaya.

"Kami butuh izin dari wali kota karena hendak memanfaatkan lahan yang merupakan aset milik pemkot," kata Kusnan.

Saat ditemui panitia, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini langsung menyetujui kegiatan tersebut. "Iya wis, bagus (kegiatan) itu," ujar Risma.

Tak hanya memberikan restunya, Risma bahkan akan mencarikan lahan-lahan lain yang sekiranya bisa ditanami cabai. Risma juga berjanji akan membantu menyediakan bibit cabai melalui Dinas Pangan dan Pertanian Kota Surabaya.

"Saya akan meminta seluruh SKPD Pemkot Surabaya untuk menanam cabai di kantor masing-masing. Sebenarnya kami sudah banyak membagikan bibit cabai kepada warga untuk ditanam sendiri di rumahnya," tandas Risma. (iwd/bdh)
Berita Terkait