Pensiunan Polisi di Surabaya Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

Pensiunan Polisi di Surabaya Dilepas dengan Upacara Pedang Pora

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 14 Feb 2017 11:30 WIB
Pensiunan Polisi di Surabaya Dilepas dengan Upacara Pedang Pora
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Sebanyak 32 anggota Polrestabes Surabaya dan jajaran memasuki masa purna tugas atau pensiun. Berbeda dengan biasanya, mereka mendapat penghormatan lebih sebelum kembali ke masyarakat.

Anggota Polrestabes Surabaya yang memasuki masa pensiun biasanya hanya mendapat surat pensiun saja. Mereka harus mengambil surat purna tugas itu di Bagian Sumber Daya Manusia (Bag Sumda). Tetapi apa yang dilakukan Polrestabes Surabaya ini berbeda.

32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun Foto: Imam Wahyudiyanta

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal merasa bahwa para bhayangkara yang hendak purna tugas ini merupakan seorang pahlawan. Karena itu mereka harus diberikan penghormatan sebelum meninggalkan institusi yang pernah dibesarkan namanya.

Sebelum menjadi warga sipil, pensiunan ini diberikan penghormatan dengan menjalani upacara wisuda purna tugas, suatu upacara yang tak pernah digelar untuk pensiunan sebelumnya. Satu demi satu nama pensiunan ini dibacakan sesuai dengan identitas dan tempat terakhir mereka bertugas.

"Mengapa menggunakan kata wisuda, karena wisuda artinya berhasil. Dan beliau (pensiunan) adalah orang-orang yang berhasil menjalankan tugasnya," kata Iqbal dalam sambutannya, Selasa (14/2/2017).

32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun Foto: Imam Wahyudiyanta

Iqbal memandang bahwa para pensiunan ini merupakan seorang pahlawan kepolisian. Mereka telah menghasilkan sebuah citra yang menjunjung tinggi nama Polrestabes Surabaya. Mereka adalah petugas yang membuktikan bahwa hukum adalah panglima di negeri ini.

Sebagai pribadi yang telah menjalankan tugasnya selama 35 tahun atau lebih, para pensiunan ini merupakan sebuah contoh bagi yang lain yang masih aktif. Dan yang lain bisa meniru atau mencontoh dedikasi para pensiunan ini karena pelan tapi pasti mereka yang aktif juga akan purna tugas.

"Saya hormat dan mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak-bapak," ucap Iqbal.

32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun Foto: Imam Wahyudiyanta

Penghormatan selanjutnya adalah para pensiunan ini dilepas dengan upacara pedang pora, suatu upacara atau tradisi di kepolisian yang biasanya hanya digelar untuk para pejabat kepolisian. Iqbal secara langsung mengantar mereka ke pintu gerbang.

Di pintu gerbang, sudah menunggu becak hias yang akan mengantar mereka menuju kembali ke masyarakat sipil. Iqbal menyempatkan diri mengayuh becak yang membawa mereka. Becak adalah simbol bahwa mereka siap kembali ke masyarakat sipil.

"Mengapa becak, karena becak adalah kendaraan dan budaya rakyat. Mereka kembali ke rakyat," lanjut Iqbal.

Sekali lagi Iqbal memberikan alasannya menggelar upacara untuk para pensiunan. Bahwa pembangunan polri yang seutuhnya adalah bukan milik pangkat polisi tertentu, tetapi dilakukan oleh semua polisi dengan pangkat apapun.

32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun32 Anggota Polrestabes Surabaya pensiun Foto: Imam Wahyudiyanta

Iqbal mengaku bahwa penghormatan kepada pensiunan ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan Polrestabes Surabaya. Kegiatan ini bisa jadi adalah yang pertama juga di institusi kepolisian di Indonesia.

"Kami baru sekali ini melakukannya. Akan kami teruskan dan Insya Allah menjadi stimulan yang bisa dicontoh semua satuan wilayah," tandas Iqbal.

Salah satu pensiunan, Ipda (purn) Kalyubi Budiono mengaku terharu dengan penghormatan ini. Kalyubi ingin agar hal positif ini terus dilakukan. "Saya terharu, terima kasih kepada pimpinan. Kalau bisa untuk selanjutnya ini terus dilakukan karena ini baru pertama kali," kata Kalyubi. (iwd/fat)
Berita Terkait