Pelajar di Surabaya Tolak Perayaan Valentine

Pelajar di Surabaya Tolak Perayaan Valentine

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Senin, 13 Feb 2017 12:51 WIB
Pelajar di Surabaya Tolak Perayaan Valentine
Foto: Imam Wahyudiyanta
Surabaya - Kasih sayang adalah apa yang harus dilakukan setiap hari, bukan pada hari tertentu. Hari valentine yang dirayakan sebagai hari kasih sayang justru lebih banyak sisi negatifnya.

Itulah yang disuarakan puluhan pelajar SMP Muhammadiyah 2 Genteng Surabaya. Para siswa ini melakukan aksi 'Stop Valentine Day Because I Love You Everday,".

Mereka melakukan aksi di Taman Apsari di Jalan Gubernur Suryo. Para pelajar ini membentangkan poster dan spanduk. Mereka prihatin dan tak setuju bila tanggal 14 Februari harus dirayakan sebagai hari valentine.

Pelajar di Surabaya Tolak Perayaan ValentineFoto: Imam Wahyudiyanta
"Valentine merupakan budaya barat. Tidak patut untuk dirayakan. Valentine ini kan ramai karena ada di media. Padahal banyak efek negatifnya, salah satunya adalah free sex," ujar koordinator aksi, Pandu Satria, kepada wartawan, Senin (13/2/2017).

Pandu mengaku bahwa di sekolah tidak pernah ada perayaan hari kasih sayang. Bahkan para siswa tidak kenal dan tidak familiar. Hari kasih sayang adalah setiap hari, bukan pada hari tertentu.

Sementara itu, Humas SMP Muhammadiyah 2 Genteng Surabaya, Firzah, mengatakan bahwa kegiatan ini untuk meneruskan imbauan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya agar para pelajar tak merayakan valentine baik di dalam maupun luar sekolah.

Pelajar di Surabaya Tolak Perayaan ValentineFoto: Imam Wahyudiyanta
Firzah menambahkan, pihak sekolah mengantisipasi pergaulan siswa dengan tidak memperbolehkan siswa membawa smartphone ke sekolah. Yang boleh dibawa hanyalah feature phone atau ponsel biasa yang tidak mempunyai sistem operasi.

"Kalau ada yang bawa smart phone, kami sita. Pulangnya kami kembalikan," kata Firzah.

Selain itu, pihak sekolah juga memantau media sosial para siswa. "Kami melakukan itu untuk menjaga agar para siswa tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif," tandas Firzah. (iwd/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini