Banyak PKL di Bojonegoro Jualan di Trotoar, Pak Bupati?

Banyak PKL di Bojonegoro Jualan di Trotoar, Pak Bupati?

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 12 Feb 2017 22:02 WIB
Banyak PKL di Bojonegoro Jualan di Trotoar, Pak Bupati?
PKL jualan buah di bahu jalan/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum optimal. Masih banyak PKL berjualan di trotoar maupun bahu jalan.

Akibatnya ruas jalan nampak kumuh dengan banyaknya PKL. Pemandangan ini bisa disaksikan sehari-harinya di Jalan Teuku Umar, Diponegoro, Panglima Sudirman, Untung Suropati serta sekitar Alun Alun Bojongoro dan jalan utama yang lainnya.

Para pedagang yang menjajakan makanan maupun minuman ini nekat berjualan meski sering ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Bojonegoro.

Bahkan diantara mereka juga nekat menyiasati berjualan dengan menggunakan mobil bak terbuka, terutama para penjual buah, ini dilakukan supaya bisa segera kabur jika ada patroli Satpol PP.

"Sebenarnya juga susah kalau harus kucing-kucingan dengan Satpol PP, tapi mau bagaimana lagi ini demi bisa makan," tutur Sugiarto, PKL di Jalan Teuku Umar, Minggu (12/2/2017).
Banyak PKL di Bojonegoro Masih Jualan di Trotoar, Pak Bupati?Foto: Ainur Rofiq

Sementara, Kepala Satpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan mengaku sudah kerap memberikan imbauan dan peringatan larangan berjualan di trotoar.

Namun, ia tak memungkiri bila ada kebijakan yang selama ini diberikan kepada para PKL diperbolehkan berjualan pada pagi hari mulai Pk 04.00- Pk 08.00 Wib dan pada sore hari pada Pk 15.00-Pk 24.00 WIb.

Para pedagang diwajibkan memenuhi ketentuan semua peralatan jualan harus dibersihkan dari area di luar waktu yang telah ditetapkan.

"Sebenarnya kalau menurut aturan tidak diperbolehkan berjualan di fasilitas umum dan trotoar. Tapi kita masih beri tolerasi di jam tertentu bisa. Tetapi harus kembali bersih setelah berjualan." kata Achmad Gunawan kepada detikcom.

Ditambahkannya, untuk relokasi atau inovasi lain terkait adanya tempat yang layak seperti pembangunan sentra kuliner bagi PKL bukan wewenangnya.

Banyakanya pedagang yang berjualan di trotoar maupun di bahu jalan juga menimbulkan gangguan lalu lintas. Tak ayal, pengguna jalan juga mengeluhkan 'pembiaran' itu.

"Mestinya ditertibkan, biar Bojonegoro lebih rapi dan tertib. Jangan dibiarkan jika itu memperburuk wajah kota," kata Nur Wahid, warga Sukorejo saat ditemui di dekat alun-alun.
Banyak PKL di Bojonegoro Masih Jualan di Trotoar, Pak Bupati?Bupati Bojonegoro Suyoto / Foto: Ari Saputra


Sebaliknya, ia menyarankan kepada Bupati Suyoto untuk memberikan ruang kepada PKL yang ditertibkan dari bahu jalan atau trotoar agar bisa berjualan dan hidup.

"Pemkab harus buat dan perbanyak sentra PKL. Yang membangunkan pemerintah untuk menampung PKL. Seperti daerah lain yang sudah melakukan itu," tegasnya. (ugik/ugik)
Berita Terkait