Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor di Trenggalek

Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor di Trenggalek

Adhar Muttaqin - detikNews
Minggu, 12 Feb 2017 18:49 WIB
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Tanah Longsor di Trenggalek
Tim Basarnas mengevakuasi warga dari banjir (Foto: Adhar Muttaqin)
Trenggalek - Hujan deras yang terjadi selama dua jam mengakibatkan sejumlah desa yang ada di Trenggalek terendam banjir. Sementara itu ruas jalan nasional Trenggalek-Ponorogo terputus total akibat tertimbun tanah longsor.

Banjir akibat dari luapan sungai yang melintas di dalam kota terjadi di Kelurahan Surodakan, Sumbergedong, Tamanan, Kecamatan Trenggalek serta Desa Sumber, Kecamatan Karangan. Ketinggian banjir antara 30 sentimeter hingga satu meter lebih, Minggu (12/2/2017) .

"Yang paling tinggi itu di Kelurahan Sumbergedong, air sampai dengan 1,2 meter. Tadi kami juga sempat melakukan evakuasi sejumlah warga yang sakit maupun tua untuk di bawa ke lokasi yang lebih aman," kata anggota Basarnas Pos Trenggalek, Brian Gautama.

Jalan protokol juga terendam banjirJalan protokol juga terendam banjir (Foto: Adhar Muttaqin)
Debit air sungai di beberapa wilayah mulai berangsur-angsur surut. Meski demikian sejumlah kawasan masih terdapat genangan air. Tim Basarnas bersama sejumlah relawan kebencanaan yang ada di Trenggalek terus melakukan pemantauan dan menyisir sejumlah lokasi yang kondisinya masih tergenang banjir.

"Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Basarnas akan memberikan pertolongan dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir," katanya.



Dari pantauan detikcom, banjir juga sempat menggenangi sejumlah jalan protokol yang ada di dalam kota, termasuk ruas jalan nasional yang menuju ke Ponorogo. Sejumlah kendaraan yang hendak melintas terpaksa memutar balik, karena ketinggian banjir di jalan raya mencapai lebih dari setengah meter.

Salah seorang warga, Tika, mengatakan, intensitas hujan yang ada di Trenggalek hari ini cukup lebat. Sehingga meskipun tidak berlangsung lama, namun debit air di sungai maupun perkampungan warga meluap dengan cepat.

Warga mengikat kursi ruang tamu agar tak terendam banjirWarga mengikat kursi ruang tamu agar tak terendam banjir Foto: Adhar Muttaqin

"Ini masuk ke rumah, meja, kursi, ranjang, semuanya terendam. Ini lumayan besar banjirnya, karena biasanya hanya sampai di jalan raya saja," ujar warga Desa Sumber ini.

Sementara itu, Kapolsek Tugu Iptu Bambang Purwanto mengatakan, saat ini jalur utama Trenggalek-Ponorogo di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu tertimbun longsor. Material longsor berupa batu dan tanah menutup total seluruh badan jalan, sehingga akses lalu lintas dari ke dua arah terputus total.

"Longsornya lumayan besar, saat ini kami jalur masih belum bisa dilewati. Kalau kondisi longsor sudah berhenti, kemungkinkan akan dilakukan pembersihan malam ini. Namun apabila masih rawan maka akan dilakukan besok pagi," ujarnya kepada detikcom.

Jalur Trenggalek-Ponorogo terputus total akibat longsorJalur Trenggalek-Ponorogo terputus total akibat longsor (Foto: Adhar Muttaqin)


(iwd/iwd)
Berita Terkait