BMKG Banyuwangi Ingatkan Potensi Badai Tropis

BMKG Banyuwangi Ingatkan Potensi Badai Tropis

Putri Akmal - detikNews
Rabu, 08 Feb 2017 15:14 WIB
BMKG Banyuwangi Ingatkan Potensi Badai Tropis
Pulau Merah Banyuwangi/Foto: Budi Hartadi
Banyuwangi - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Banyuwangi mengimbau wisatawan di kawasan pantai selatan Banyuwangi untuk berhati-hati. Pasalnya, fenomena perubahan cuaca yang ektrim sering terjadi.

"Imbauan kita berikan tidak hanya bagi nelayan tapi seluruh masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan. Agar tahu dan jeli membaca kondisi alam fenomena potensi ini (Potensi bibit badai tropis dan potensi badai tropis). Yang lagi wisata di kawasan pantai juga perlu waspada," ungkap I Gede A Purbawa, Prakirawan Cuaca pada BMKG Stasiun Meteorologi Banyuwangi ketika ditemui detikcom di ruangannya, Rabu (8/2/2017).

Fenomena perubahan cuaca yang ektrim ini, jelas Gede, disebabkan lantaran munculnya potensi bibit badai tropis dan badai tropis yang melanda wilayah barat laut Australia. Akibatnya, tekanan udara rendah di barat laut Australia berdampak terhadap peningkatan kecepatan angin, gelombang laut dan juga mengurangi pertumbuhan awan di Banyuwangi .

Gede menjabarkan, hampir semua wilayah perairan di Banyuwangi terkena dampaknya. Namun yang paling merasakan perubahan kecepatan angin dan tinggi gelombang ekstrim adalah wilayah perairan Selat Bali dan wilayah laut selatan Banyuwangi. Ketinggian gelombang perairan selatan bisa mencapai 2-5 meter dengan kecepatan angin diatas 25-48 knot.

"Kapasitas kami hanya bisa memberikan informasi dan imbauan, kami tidak berani melarang nelayan agar tak melaut. Karena nelayan biasanya punya perhitungan sendiri," papar Gede.

Sampai kapan kondisi perubahan cuaca ekstrim ini berlangsung? BMKG memperkirakan jika kondisi menurunnya tekanan udara rendah di barat laut Australia ini akan berkurang sekitar 12 Februari mendatang. Meski begitu, potensi kondisi berulang masih bisa terjadi hingga awal Maret 2017.

"Diperkirakan 12 Februari mulai menurun tapi bukan berarti berhenti. Karena potensi bibit badai tropis dan potensi badai tropis masih terjadi sampai Maret mendatang," tutup Gede. (bdh/bdh)
Berita Terkait