Penggeledahan yang dilakukan oleh 17 petugas gabungan dari anggota pengamanan dan staf kantor Lapas Banyuwangi, berhasil mengamankan 2 handphone, 4 sendok, 1 colokan listrik, 2 charger HP, 3 gunting, 2 ikat pinggang, 1 cutter, 1 obeng dan 1 powerbank.
Barang-barang yang diamankan tersebut termasuk barang berbahaya di lapas. Meski tak menemukan narkoba, razia tersebut akan terus dilakukan.
"Kita komitmen perangi narkoba sebagai program kami di tahun 2017. Upaya yang kita lakukan dengan melakukan penggeledahan secara rutin," kata Kepala Lapas Banyuwangi, Arimin kepada sejumlah wartawan.
Bahkan selanjutnya tambah Arimin, penggeledahan kamar, akan dilakukannya secara rutin 2 kali seminggu. Selain penggeledahan rutin, juga akan dilakukan penggeledahan secara insidentil atau sewaktu waktu.
"Januari kemarin, sudah 16 kali dilakukan penggeledahan. Untuk barangnya kita kumpulkan dan langsung kita musnahkan. Tentu pemilik barang terlarang yang berhasil kita amankan akan mendapatkan sanksi," tegasnya.
Arimin menambahkan, untuk mencegah terjadinya barang masuk dari luar ke dalam lapas, pihaknya akan memperketat penjagaan dan semakin meningkatkan sistem pengamanan dengan memperketat penggeledahan orang dan barang yang masuk ke dalam lapas.
Bahkan pihak Lapas juga mengagendakan operasi gabungan di dalam Lapas Banyuwangi dengan melibatkan petugas dari Kodim 0825 dan Polres Banyuwangi.
"Kita akan terus tingkatkan sistem keamanan dan perketat pemeriksaan bagi pembesuk, bahkan kita juga akan libatkan TNI dan Polri saat penggeledahan nanti," pungkas Arimin. (bdh/bdh)











































