Pantauan detikcom di sejumlah titik, Minggu (5/2/2017), kerusakan akibat banjir berupa lubang jalan dengan lebar dan kedalaman bervariasi.
Di Jalur Lingkar Selatan, Kota Pasuruan, kerusakan terpantau di banyak titik. Terparah di kawasan Pasar Mebel, Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo. Lubang jalan di lokasi ini banyak yang mencapai lebar 2 meter dengan kedalaman 5 - 10 sentimeter. Lubang-lubang tersebut seperti kolam-kolam kecil karena tertutup air.
Truk-truk dan kendaraan berat dari arah Probolinggo yang seharusnya melalui jalur ini diarahkan ke dalam kota mulai perempatan Kebonagung menuju Jalan Airlangga sampai Jalan Hasanuddin kemudian keluar ke Jalan Sorkarno - Hatta. Karena dilewati truk besar dan kendaraan berat, lalu-lintas di dalam kota sering semrawut. Jalan-jalan dalam kota juga rusak.
Foto: Muhajir Arifin |
Kerusakan jalan di lingkar selatan ini juga mengganggu perekonomian warga karena menghambat lalu-lintas pengiriman mebel dari Pasar Mebel Bukir ke sejumlah kota. Sejumlah warga juga memasang pohon pisang di tengah jalan sebagai tanda di lokasi terdapat lubang besar.
"Setiap musim hujan mesti seperti ini. Saya harap segara ada perbaikan," kata seorang warga Bukir, Munadi.
Kerusakan parah berupa lubang jalan juga terpantau di sepanjang jalur pantura mulai Jalan Ahmad Yani, Kota Pasuruan hingga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Lubang-lubang besar hingga setengah meter dengan kedalaman 5 - 20 sentimeter banyak terdapat di jalur ini.
Kondisi tersebut sangat membahayakan pengendara jalan. Banyak pemotor yang terperosok dan terjatuh. Kendaraan-kendaraan berat juga harus bersusah payah memilih jalan yang hendak dilalui.
"Harus bersabar melintas di sini, menghindari lubang satu kena luabng yang lain," kata M Amir, sopir truk trailer saat istirahat di sekitar Kraton. (bdh/bdh)












































Foto: Muhajir Arifin