Tunggu Tim Labfor, Pedagang Pasar yang Terbakar Dilarang Masuk

Tunggu Tim Labfor, Pedagang Pasar yang Terbakar Dilarang Masuk

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Sabtu, 04 Feb 2017 12:17 WIB
Tunggu Tim Labfor, Pedagang Pasar yang Terbakar Dilarang Masuk
Foto: Imam Wahyudiyanta
Gresik - Lokasi pasar di Gresik yang terbakar sudah diamankan. Areal pasar yang berukuran sekitar 15 x 20 meter sudah dipasang police line. Polisi dan Satpol PP Gresik berjaga di lokasi.

"Kami melakukan pengamanan di lokasi karena tim labfor juga belum datang. Areal kebakaran sudah kami police line," ujar Kapolsek Gresik Kota AKP Suyatmi kepada detikcom, Sabtu (4/2/2017).

Karena sedang menunggu tim labfor itulah, kata Suyatmi, maka para pedagang yang lapaknya terbakar belum diizinkan masuk ke areal yang terbakar. Suyatmi juga belum tahu berapa banyak lapak pedagang yang terbakar.

Tunggu Tim Labfor, Pedagang Pasar yang Terbakar Dilarang MasukFoto: Imam Wahyudiyanta
"Kami belum mendata, nunggu kerja tim labfor dulu," tandas Suyatmi.

Dari pengamatan detikcom, petugas PMK masih melakukan tugasnya untuk melakukan pembasahan. Mereka menyemprot tumpukan-tumpukan kayu dan puing yang diduga masih ada bara api di dalamnya. Petugas PMK masih terus melakukan pembasahan karena masih tercium bau angus benda yang terbakar.

Selain melakukan pengamanan, polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas. Banyak pengguna jalan yang melambatkan bahkan menghentikan kendaraannya hanya untuk melihat lokasi kebakaran. Polisi dan satpol PP juga menghalau warga yang tidak punya kepentingan yang mendekat ke lokasi.

Tunggu Tim Labfor, Pedagang Pasar yang Terbakar Dilarang MasukFoto: Imam Wahyudiyanta
Diduga ada puluhan lapak pedagang di Jalan Gubernur Suryo itu yang terbakar. Selain itu, setidaknya dua rumah warga juga terkena imbas kebakaran. Api menghanguskan kusen rumah warga yang berada di bagian depan.

Dari informasi yang dihimpun, pasar yang terbakar sekitar pukul 22.00 WIB tadi malam, bukanlah Pasar Krempyeng ataupun Pasar Baru Gresik. Pasar yang terbakar adalah pasar warga yang berdiri di atas tanah milik pribadi. Namun warga menyebutnya Pasar Baru karena bersebelahan dengan Pasar Baru Gresik yang didirikan Pemkab Gresik.

Areal yang telah menjadi pasar tersebut awalnya adalah permukiman dengan rumah petak di dalamnya. Lambat laun, rumah warga tersebut berubah menjadi pasar dan disewakan hingga sekarang. Di areal tersebut selain lapak dagangan yang menjual sembako, sayur, dan barang kelontong, terdapat juga beberapa warung kopi yang buka hingga malam hari. (iwd/bdh)
Berita Terkait