Truk nahas itu dikemudikan oleh Heru Kiswanto, warga Kabupaten Blitar. Menurut Heru, dirinya melaju dari arah selatan ke utara atau dari Blitar menuju ke arah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Saat melintas di depan Pasar Cukir, ban belakang sisi kiri truk tersebut tiba-tiba meletus.
"Muatan sudah sesuai tonase, sekitar 3 ton (telur dan tatakan), saya jalan pelan tiba-tiba meletus, endak tahu karena apa, kelebihan angin atau apa saya kurang tahu," kata Heru kepada wartawan di lokasi.
Truk sarat muatan telur ayam, bebek, dan telur puyuh itu terguling hingga menutup separuh badan jalan. Sementara ribuan butir telur yang akan dikirim ke Kabupaten Rembang pun ikut tumpah ke jalan beserta tatakannya.
Akibatnya, arus lalu lintas di jalur Jombang-Malang sempat tersendat. Pengguna jalan dari dua arah harus bergantian melalui separuh badan jalan selama proses evakuasi berlangsung.
Dibantu warga sekitar, sopir truk dan kernetnya mengevakuasi telur yang masih utuh ke pinggir jalan. Sejumlah warga terlihat memunguti telur yang pecah untuk dijadikan lauk.
Selang beberapa lama, bangkai truk akhirnya bisa dievakuasi setelah Sat Lantas Polres Jombang menerjunkan sebuah mobil derek ke lokasi kecelakaan. Truk dan muatannya, sekaligus sopir diamankan ke kantor Sat Lantas Polres Jombang.
"Penumpangnya hanya saya dan kernet, alhamdulillah selamat, hanya luka lecet," tandas Heru. (bdh/bdh)











































