Si Kawah Candradimuka untuk Calon Pencari Kerja

Si Kawah Candradimuka untuk Calon Pencari Kerja

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 03 Feb 2017 17:07 WIB
Si Kawah Candradimuka untuk Calon Pencari Kerja
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Sebagai daerah industri yang memiliki sekitar 3.000 perusahaan, Kabupaten Pasuruan menjanjikan puluhan ribu kesempatan kerja. Meski begitu, banyak perusahaan yang menuntut tenaga kerja yang profesional dan handal.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mengoptimalisasi Unit Pelaksana Tehnis Disnakertrans Latihan Kerja Daerah (UPTD-LKD) yang berada di Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo KM 4, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso.

Fasilitas pelatihan tersebut dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menggembleng para lulusan sekolah di Kabupaten Pasuruan, agar menjadi tenaga kerja yang handal dan profesional untuk menghadapi peluang kerja yang kompetitif.

"Para lulusan sekolah terus kami dorong memanfaatkan fasilitas tersebut. Saya minta itu dimanfaatkan benar-benar oleh adik-adik kita lulusan sekolah untuk mengasah keahlian dan ketrampilannya," kata Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf di sela-sela kesibukannya sebelum kunjungan ke Purwodadi, Jumat (3/1/2017).

UPTD-LKD yang diresmikan Menteri Tenaga Kerja, Maret 2014 memiliki fasilitas lengkap seperti ruang kelas, ruang praktek, peralatan yang memadai, aula, asrama, kantin dan para tenaga ahli. "Fasilitas ini merupakan bagian program kami untuk terus mengurangi pengangguran," jelasnya.

Kepala Disnakertrans Yoyok Heri Sucipto mengatakan UPTD-LKD tersebut memiliki 9 kejuruan antara lain otomotif R2 dan R4, elektronika, komputer, tehnologi mekanik, las, bordir, jahit (tata usaha), jahit sepatu dan prosesi hasil pertanian.

"Selain itu, ada juga ada fasilitas Kios 3 in 1, aplikasi berisi paket program komputer berbasis internet guna memenuhi kebutuhan pengguna dalam sistem menejemen pengelolaan pelatihan, sertifikasi dan penempatan yang bisa dimanfaatkan para pencari kerja dan masyarakat umum," terang Yoyok.

Yoyok mengatakan, di kios 3 in 1, bisa ditemui jenis pekerjaan yang diinginkan atau tawaran lain. Seperti latihan kerja jika ingin beralih ke bidang atau pekerjaan lain.

"Peserta pelatihan tidak dipungut biaya sepeserpun dan mendapat berbagai fasilitas, seperti uang tranport dan lainnya," katanya.

Kepala UPTD-LKD, Suhartana, mengungkapkan satu paket pelatihan dilaksanakan selama 240 jam dengan kapasitas peserta tiap kejuruan sebanyak 16 orang. Para peserta tinggal di asrama selama masa pelatihan.

"Selama ini semua kejuruan selalu terisi penuh karena pihaknya selalu melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan kecamatan-kecamatan agar mendorong siswanya masuk LKD," katanya.

Menurutnya, selain pelatihan kerja dengan tenaga pengajar berpengalaman, juga diberikan pelatihan mental dan fisik untuk membekali peserta agar siap terjun ke dunia kerja atau dunia menciptakan lapangan kerja baru.

"Kami juga bekali pendidikan anti narkoba dan bela negara. Kami datangkan pengajar dari TNI untuk tugas tersebut," terangnya. (fat/fat)
Berita Terkait