Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Berlubang akibat Banjir

Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Berlubang akibat Banjir

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 02 Feb 2017 16:59 WIB
Jembatan Penghubung Antar Kecamatan Berlubang akibat Banjir
Jembatan Penghubung Antar Kecamatan ambruk/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Jembatan penghubung antar kecamatan di Desa Pelinggisan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan berlubang karena beberapa kali dilanda banjir. Akibatnya, kendaraan berat dilarang melintas.

Pantauan di lokasi, Jembatan Sedodol yang baru dibangun empat tahun lalu ini berlubang di sisi barat bagian selatan. Lubang besar selebar sekitar dua meter tampak tembus hingga ke sungai. Hanya separuh bagian jalan yang bisa dilintasi.

Kendaraan yang diperbolehkan melintas hanya roda dua dan kendaraan kecil. Sementara truk dan sejenisnya dilarang melintas.

Meski dishub dan polisi sudah memberikan tanda truk dilarang melintas, namun masih banyak yang kecele melintasi jalur tersebut. Namun sejumlah warga mencegat dan mengarahkan untuk kembali.

"Kalau truk dan kendaraan berat melintas sangat berbahaya, makanya kami minta putar balik," kata Makin, salah seorang pemuda yang secara sukarela menjaga jembatan.

Muhid, warga lain yang juga menjaga jembatan di sisi lainnya mengungkapkan, jembatan berlubang terjadi tak secara langsung. Menurut dia, awalnya hanya opritnya yang ambrol, namun karena terus menerus diterjang air akhirnya semakin besar.

"Karena terus diterjang air yang meluap hingga ke jalan akhirnya jebol," ujarnya.

Sementara Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat dikonfirmasi mengaku secara teknis Jembatan Sedodol memang sudah tak bisa dilewati. Pihaknya akan segera melakukan evaluasi menyeluruh infrastruktur di Kabupaten Pasuruan.

"Ini jadi bahan evaluasi kita, jalan-jalan dan jembatan yang sudah kita bangun dengan dana miliaran rupiah akan kita evaluasi termasuk kelas jalan dan banyaknya truk kelebihan tonase yang melintas," katanya.

Selain Jembatan Sedodol, Jembatan Lebak Kecamatan Winongan dan Jembatan Grati, juga rusak karena banjir. (fat/fat)
Berita Terkait