Warga masih memburu ular betina sejenis yang berukuran lebih besar. Kedua ular itu beberapa hari terakhir memangsa ternak warga.
Babinsa Desa Sidokerto, Serda Rudi Sugeng mengaku penangkapan ular sanca ini bermula dari laporan salah seorang warga yang kerap kehilangan ayam ternak.
Setelah ditelusuri, ternyata ternak warga itu dimangsa dua ekor ular sanca yang bersarang di sungai dekat pemukiman penduduk.
"Banjir kemarin membuat ular keluar ke pemukiman, memangsa ayam di kandang salah satu warga, kemudian warga melapor ke kami dan kami lakukan penangkapan," kata Rudi kepada wartawan.
Oleh petugas, ular sepanjang 4 meter seberat 20 Kg itu dimasukkan dalam kotak besi di kantor Desa Sidokerto. Mulut ular diikat dengan lakban agar tak melukai warga. Menurut Rudi, ular sebesar betis orang dewasa itu akan dikirim ke penangkaran ular untuk dikembangbiakkan.
"Masih ada lagi ulang sanca yang betina, ukurannya lebih besar, belum tertangkap. Perkiraan kami masuk ke gorong-gorong dekat persawahan tebu," ungkapnya.
Saat ini petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama warga berusaha mencari ular sanca betina yang masih berkeliaran. (fat/fat)











































