Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (PUBMP) Kota Surabaya, Erna Purnawati mengungkapkan, untuk proyek Frotage Road (FR) sisi barat ada 7 persil yang akan terkena proyek. Proyek FR inibertujuan untuk mengurangi kepadatan di sekitar bundaran bulog Ahmad Yani.
"Ada 7 yang kita konsinyasi, 2 diantaranya sudah dibayar," kata Erna pada detikcom di sela-sela rapat koordinasi bersama Telkom, Selasa (31/1/2017).
Selain FR sisi barat, Erna juga mengkonsinyasi untuk proyek MERR, Kedung Baruk dan Babatan, Wiyung. "Jadi MERR itu ada 5, Kedung Baruk dan Babatan masing masing 1 yang kita konsinyasi ke Pengadilan dengan total uang sebesar Rp 29 Miliar," ujar Erna.
Selain terkendala beberapa warga yang belum mengambil uang ganti untung, Erna juga menyebut untuk proyek FR sisi barat pihaknya terkendala dengan sikap Bulog yang masih belum menyerahkan beberapa berkas, sehingga belum bisa dikerjakan. Padahal pembayaran sudah diberikan Pemkot Surabaya.
Untuk lahan bulog yang akan terkena proyek FR sisi barat sekitar 1.400 meter persegi dengan uang ganti sebesar Rp 12 Miliar. "Apprasial (penilaian) sudah keluar, cuma mereka belum menyerahkan beberapa berkas, sehingga kita belum bisa kerjakan. Kami berharap bisa segera diserahkan dan kita kerjakan," harap Erna. (ze/bdh)











































