Rumah Warga Trenggalek Rusak Diterjang Puting Beliung

Rumah Warga Trenggalek Rusak Diterjang Puting Beliung

Adhar Muttaqin - detikNews
Sabtu, 28 Jan 2017 21:21 WIB
Rumah Warga Trenggalek Rusak Diterjang Puting Beliung
Foto: Adhar Muttaqin
Jakarta - Rumah warga di empat kecamatan di Kabupaten Trenggalek rusak tertimpa pohon akibat diterjang angin puting beliung. Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Agung Widodo mengatakan empat kecamatan yang terdampak adalah Kecamatan Gandusari, Durenan, Panggul dan Kecamatan Pogalan.

"Jumlah rumah yang rusak ada belasan. Mulai dari rusak ringan hingga berat, datanya masih akan berubah, karena TRC (tim reaksi cepat) masih melakukan pendataan di masing-masing wilayah," kata Agung Widodo, Sabtu (28/1/2017).

Menurutnya, selain berdampak terhadap rumah, pepohonan yang tumbang diterjang angin puting beliung juga mengibatkan sejumlah jalan tertutup total. Salah satunya terjadi terjadi di jalan raya Bendorejo-Pogalan.

"Untuk pohon yang melintang di jalan sudah teratasi semuanya. Kemudian di wilayah Tangkil, Kecamatan Panggul ada empat tiang listrik yang roboh, saat ini masih dalam penanganan pihak PLN,"

Dari pantauan detikcom, salah satu wilayah yang paling parah terdampak puting beliung berada di Dusun Karangtengah, Desa Sukorame, Kecamatan Gandusari. Enam rumah rusak, tiga diantaranya rusak parah.

"Rumah yang roboh milik bapak saya, Pak Samid, hampir seluruh bagian rumah rusak tertimpa pohon sengon berukuran besar. Dapur, kamar hingga bagian depan itu hancur," kata salah seorang warga, Ahmad Khoiri.

Menurutnya, peristiwa puting beliung terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung sangat cepat. Tiba-tiba angin yang berkekuatan cukup besar yang disertai hujan deras bergerak dari arah barat menuju ke timur. Kondisi tersebut mengakibatkan pohon sengon menimpa dua rumah sekaligus.

"Bapak saya juga tertimpa reruntuhan genting dan mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Saat ini sudah dibawa ke puskesmas untuk diobati," ujarnya kepada detikcom.

Terkait kerusakan tersebut, sejumlah warga bergotong royong untuk membersihkan puing-puing bangunan yang rusak dan mengevakuasi pohon yang menimpa rumah. Rencananya, proses pembersihan akan dilanjutkan Minggu (29/1). (fat/fat)
Berita Terkait