Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak mengatakan, saat ini tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dinas pekerjaan umun dan masyarakat mulai melakukan pembersihan material longsor berupa tanah, batu maupun pepohonan.
Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak |
"Tim terpadu sudah mulai bergerak sejak pagi tadi, saya baru saja komunikasi dengan kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Provinsi Jawa Timur dan cukup mengapresiasi karena alat berat disiagakan di sini," katanya, Jumat (27/1/2017).
Emil menambahkan, longsor yang terjadi di KM 17 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu kali ini lebih besar dibanding kejadian sehari sebelumnya. Selain itu material yang terbawa longsor tidak hanya tanah dan bebatuan, namun bercampur dengan pepohonan.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk membersihkan ini, semoga sehari bisa tuntas dan jalur Trenggalek-Ponorogo kembali pulih," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tugu, Iptu Bambang Purwanto mengatakan, hingga saat ini arus lalu lintas dari Trenggalek menuju Ponorogo maupun Jawa Tengah masih terputus total.
"Kami mengimbau untuk masyarakat yang hendak melewati jalur ini untuk putar balik dan mencari alternatif lain, melalui Kediri atau Pacitan," katanya.
Menurutnya, untuk jalur alternatif di sekitar lokasi kejadian sangat minim dan hanya bisa dilalui oleh sepeda motor. Mengingat kondisi jalanya curam, sempit dan rusak, sehingga tidak layak untuk kendaraan roda empat atau lebih.
Sebelumnya, Kamis (26/1/2017) malam tebing yang berada di jalur Trenggalek-Ponorogo runtuh. Akibatnya ruas jalan nasional terputus total dan merusak salah satu rumah warga. (bdh/bdh)











































Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak