Akibatnya, 2.600 Kepala Keluarga (KK) dari lima desa, yakni Desa Kupang, Desa Semambung, Desa Tambak Kalisogo, Desa Kedung Rejo dan Desa Kedung Pandan, tidak bisa melakukan altivitas normal. Bahkan 500 hektar lahan pertanian juga terendam.
"Banjir ini sudah 16 hari, Pemkab Sidoarjo segera melakukan koordinasi dengan Pemkab Pasuruan. Karena daerah ini merupakan daerah perbatasan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf saat mengunjungi banjir di Desa Kupang dan Semambung, Kamis (26/01/2017).
Wagub yang akrab dipanggil Gus Ipul menjelaskan, kondisi warga juga harus diperhatikan. Sebab dikhawatirkan masyarakat yang tinggal di daerah ini kesehatannya terganggu.
Wagub Jatim Gus Ipul kunjungi korban banjir di Sidoarjo Foto: Suparno |
"Dalam jangka pendek yang penting harus difikirkan segera melakukan normalisasi, perbaikan tanggul dan bosem-bosem. Dan yang lebih penting pasca banjir, untuk segera memberikan nutrisi, air bersih dan air minum serta sanitasi karena cukup membahayakan kalau warga yang terdampak ini membuang sampah sembarangan," jelas Gus Ipul.
"Kami berharap untuk Dinas Pengairan Pemprov Jatim dan Kabupaten Sidoarjo untuk segera melakukan tindakan yang bisa mengurangi genangan banjir di Jabon ini," tegasnya.
Sementara Camat Jabon Sidoarjo Agus Sudjoko mengaku warga yang terdampak banjir di lima desa sudah mendapat bantuan pelayanan kesehatan dan bantuan lain. "Warga yang terdampak banjir di lima desa ini sudah mendapat bantuan pelayanan kesehatan dan bantuan lain," jelas Camat Agus. (fat/fat)











































Wagub Jatim Gus Ipul kunjungi korban banjir di Sidoarjo Foto: Suparno